Nasdaq adalah bursa saham elektronik di Amerika Serikat yang menjadi tempat perdagangan saham berbagai perusahaan global, terutama dari sektor teknologi. Istilah Nasdaq juga sering merujuk pada indeks seperti Nasdaq Composite dan Nasdaq-100, yang digunakan untuk mengukur kinerja kelompok saham tertentu.
Nasdaq adalah bursa saham elektronik di Amerika Serikat yang menjadi tempat perdagangan saham berbagai perusahaan global, terutama dari sektor teknologi. Istilah Nasdaq juga sering merujuk pada indeks seperti Nasdaq Composite dan Nasdaq-100, yang digunakan untuk mengukur kinerja kelompok saham tertentu.
Poin penting
- Nasdaq adalah bursa saham elektronik di Amerika Serikat yang menjadi tempat tercatatnya berbagai perusahaan global.
- Nasdaq berbeda dengan Nasdaq Composite dan Nasdaq-100 karena keduanya merupakan indeks saham.
- Nasdaq menggunakan sistem elektronik untuk mencocokkan pesanan beli dan jual.
- Investor dapat memperoleh eksposur ke Nasdaq melalui saham individual atau ETF.
- Saham dan ETF Nasdaq memiliki risiko volatilitas, konsentrasi sektor, valuasi, dan nilai tukar.
Nasdaq merupakan salah satu nama yang paling sering disebut ketika membahas saham AS, perusahaan teknologi, dan pergerakan pasar global. Bursa ini menjadi tempat tercatatnya berbagai perusahaan besar dari sektor teknologi, kesehatan, komunikasi, ritel, dan industri lainnya.
Meski sering digunakan secara bergantian, istilah Nasdaq sebenarnya dapat merujuk pada beberapa hal yang berbeda. Nasdaq dapat berarti bursa saham, perusahaan pengelola bursa, atau indeks saham yang mengukur kinerja perusahaan tertentu.
Karena itu, memahami apa itu Nasdaq dan bagaimana cara kerjanya penting sebelum membeli saham AS maupun ETF yang berkaitan dengan indeks Nasdaq.
Apa Itu Nasdaq?
Nasdaq adalah bursa efek elektronik yang berbasis di Amerika Serikat. Bursa ini mempertemukan pihak yang ingin membeli dan menjual saham melalui sistem perdagangan berbasis komputer.
Nama Nasdaq awalnya merupakan singkatan dari National Association of Securities Dealers Automated Quotations. Sistem tersebut dikembangkan untuk menyediakan informasi harga saham secara elektronik dan mengurangi ketergantungan terhadap proses perdagangan manual.
Nasdaq dikenal sebagai salah satu bursa saham elektronik pertama di dunia. Berbeda dengan bursa tradisional yang dahulu mengandalkan aktivitas fisik di lantai perdagangan, Nasdaq sejak awal menggunakan jaringan komputer untuk menampilkan harga dan memproses transaksi.
Saat ini, ribuan perusahaan tercatat di Nasdaq. Banyak di antaranya berasal dari sektor teknologi, tetapi Nasdaq tidak hanya berisi perusahaan teknologi.
Beberapa jenis perusahaan yang dapat ditemukan di Nasdaq antara lain:
- Perusahaan perangkat lunak
- Produsen semikonduktor
- Perusahaan e-commerce
- Penyedia layanan cloud
- Perusahaan bioteknologi
- Perusahaan kesehatan
- Perusahaan telekomunikasi
- Perusahaan barang konsumsi
- Perusahaan industri
Dominasi perusahaan teknologi berkapitalisasi besar membuat Nasdaq sering dipandang sebagai tolok ukur bagi saham pertumbuhan dan ekonomi digital.
Sejarah Singkat Nasdaq
Nasdaq mulai beroperasi pada 1971. Pada masa itu, perdagangan saham masih banyak dilakukan melalui telepon, dokumen fisik, dan aktivitas langsung di lantai bursa.
Kehadiran Nasdaq membawa perubahan besar karena informasi harga dapat disebarkan melalui sistem elektronik. Investor dan broker dapat melihat kuotasi saham dengan lebih cepat dibandingkan metode perdagangan tradisional.
Pada tahap awal, Nasdaq terutama berfungsi sebagai sistem kuotasi. Sistem tersebut menampilkan harga yang ditawarkan oleh berbagai dealer, tetapi belum memiliki mekanisme perdagangan elektronik selengkap saat ini.
Seiring perkembangan teknologi, Nasdaq memperluas fungsinya menjadi bursa elektronik yang dapat memproses pesanan dan transaksi secara otomatis.
Perkembangan perusahaan teknologi pada akhir abad ke-20 turut meningkatkan popularitas Nasdaq. Banyak perusahaan internet, perangkat lunak, dan semikonduktor memilih mencatatkan sahamnya di bursa tersebut.
Hingga sekarang, Nasdaq tetap identik dengan perusahaan inovatif dan berorientasi pertumbuhan. Namun, hubungan tersebut tidak berarti seluruh perusahaan yang tercatat di Nasdaq memiliki fundamental kuat atau selalu menghasilkan keuntungan bagi investor.
Perbedaan Nasdaq, Nasdaq Composite, dan Nasdaq-100
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap Nasdaq, Nasdaq Composite, dan Nasdaq-100 sebagai hal yang sama.
Ketiganya saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi berbeda.
Nasdaq Stock Market
Nasdaq Stock Market adalah bursa saham tempat perusahaan mencatatkan saham dan investor melakukan perdagangan.
Dengan kata lain, Nasdaq merupakan tempat atau sistem pasar tempat transaksi berlangsung.
Nasdaq Composite
Nasdaq Composite adalah indeks yang mencakup sebagian besar saham yang tercatat di Nasdaq dan memenuhi kriteria indeks.
Indeks ini memiliki cakupan luas karena terdiri atas ribuan perusahaan dari berbagai ukuran dan sektor. Namun, bobot perusahaan teknologi tetap besar karena banyak perusahaan teknologi berkapitalisasi tinggi tercatat di Nasdaq.
Nasdaq Composite sering digunakan untuk melihat kinerja keseluruhan saham yang tercatat di bursa Nasdaq.
Nasdaq-100
Nasdaq-100 adalah indeks yang terdiri atas 100 perusahaan nonkeuangan terbesar yang tercatat di Nasdaq dan memenuhi persyaratan tertentu.
Indeks ini tidak mencakup perusahaan keuangan seperti bank dan perusahaan investasi. Komposisinya banyak didominasi perusahaan teknologi, komunikasi, ritel, dan kesehatan.
Nasdaq-100 biasanya menjadi acuan bagi berbagai ETF dan produk investasi berbasis indeks.
Secara sederhana, perbedaannya adalah:
- Nasdaq adalah bursa saham.
- Nasdaq Composite adalah indeks luas saham yang tercatat di Nasdaq.
- Nasdaq-100 adalah indeks 100 perusahaan nonkeuangan terbesar di Nasdaq.
Bagaimana Cara Kerja Nasdaq?
Nasdaq menggunakan sistem elektronik untuk memproses pesanan beli dan jual. Investor tidak mengirimkan pesanan langsung ke Nasdaq, tetapi melalui broker atau platform perdagangan.
Prosesnya secara umum berlangsung sebagai berikut:
- Investor memasukkan pesanan melalui broker.
- Broker meneruskan pesanan ke sistem perdagangan.
- Sistem mencari pesanan lain yang sesuai.
- Transaksi dilakukan ketika harga beli dan jual bertemu.
- Transaksi dikonfirmasi dan diteruskan ke proses penyelesaian.
Sistem Nasdaq menggunakan informasi harga, jumlah saham, jenis pesanan, dan waktu masuknya pesanan untuk menentukan prioritas transaksi.
Sebagai contoh, pesanan beli dengan harga lebih tinggi biasanya mendapat prioritas dibandingkan pesanan beli dengan harga lebih rendah. Jika dua pesanan memiliki harga yang sama, pesanan yang masuk lebih dahulu umumnya mendapatkan prioritas.
Jenis Pesanan di Nasdaq
Investor dapat menggunakan beberapa jenis pesanan ketika membeli atau menjual saham yang tercatat di Nasdaq.
Market Order
Market order merupakan instruksi untuk membeli atau menjual saham pada harga terbaik yang tersedia saat itu.
Jenis pesanan ini memiliki peluang eksekusi tinggi, tetapi investor tidak dapat memastikan harga akhir transaksi. Ketika pasar sangat volatil, harga eksekusi dapat berbeda dari harga yang terlihat saat pesanan dimasukkan.
Limit Order
Limit order memungkinkan investor menentukan batas harga.
Pada limit buy, transaksi hanya dilakukan pada harga yang ditentukan atau lebih rendah. Pada limit sell, transaksi hanya dilakukan pada harga yang ditentukan atau lebih tinggi.
Limit order memberikan kontrol harga yang lebih baik, tetapi pesanan belum tentu dieksekusi.
Stop Order
Stop order aktif ketika harga saham mencapai tingkat tertentu. Pesanan ini sering digunakan untuk membantu membatasi kerugian atau melindungi keuntungan.
Namun, stop order tidak menjamin transaksi dilakukan tepat pada harga yang ditentukan. Dalam kondisi volatil, harga eksekusi dapat berbeda cukup jauh.
Peran Market Maker
Market maker adalah perusahaan yang menyediakan kuotasi beli dan jual untuk saham tertentu.
Mereka membantu menjaga likuiditas pasar dengan menunjukkan harga bid dan ask.
- Bid adalah harga tertinggi yang bersedia dibayar pembeli.
- Ask adalah harga terendah yang bersedia diterima penjual.
- Selisih antara bid dan ask disebut bid-ask spread.
Semakin likuid suatu saham, spread biasanya semakin sempit. Sebaliknya, saham dengan volume rendah atau volatilitas tinggi dapat memiliki spread lebih lebar.
Market maker membantu memfasilitasi transaksi, tetapi tidak menjamin harga saham akan stabil atau investor akan memperoleh keuntungan.
Jam Perdagangan Nasdaq
Sesi perdagangan reguler Nasdaq berlangsung pukul 09.30 hingga 16.00 Eastern Time pada hari perdagangan bursa AS.
Nasdaq juga menyediakan sesi tambahan:
- Pre-market: 04.00–09.30 Eastern Time
- Sesi reguler: 09.30–16.00 Eastern Time
- After-hours: 16.00–20.00 Eastern Time
Waktu tersebut perlu disesuaikan dengan zona waktu masing-masing investor. Perbedaan juga dapat berubah ketika Amerika Serikat menerapkan daylight saving time.
Perdagangan sebelum atau setelah sesi reguler memungkinkan investor merespons laporan keuangan, data ekonomi, dan berita perusahaan.
Namun, sesi tambahan memiliki beberapa risiko:
- Volume perdagangan lebih rendah
- Spread lebih lebar
- Pergerakan harga lebih tajam
- Likuiditas lebih terbatas
- Harga eksekusi kurang stabil
Tidak semua broker menyediakan akses ke seluruh sesi perdagangan tersebut.
Apa Itu Nasdaq-100?
Nasdaq-100 adalah indeks yang mengukur kinerja 100 perusahaan nonkeuangan terbesar yang tercatat di Nasdaq.
Perusahaan dalam indeks dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk kapitalisasi pasar, likuiditas, jenis sekuritas, dan durasi pencatatan.
Nasdaq-100 memiliki eksposur besar terhadap sektor berikut:
- Teknologi informasi
- Layanan komunikasi
- Barang konsumsi
- Kesehatan
- Industri
Karena perusahaan teknologi memiliki kapitalisasi pasar besar, pergerakan beberapa perusahaan terbesar dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap indeks.
Nasdaq-100 bukan indeks yang memiliki bobot sama untuk setiap perusahaan. Perusahaan dengan kapitalisasi lebih besar biasanya memperoleh bobot lebih tinggi, meskipun Nasdaq menggunakan metode pembobotan yang dimodifikasi untuk membatasi konsentrasi berlebihan.
Cara Berinvestasi pada Nasdaq
Investor tidak membeli Nasdaq sebagai bursa secara langsung. Eksposur terhadap Nasdaq dapat diperoleh melalui beberapa instrumen.
Saham Individual
Investor dapat membeli saham perusahaan yang tercatat di Nasdaq.
Cara ini memberikan kebebasan untuk memilih perusahaan tertentu, tetapi memiliki risiko lebih tinggi karena hasil investasi sangat bergantung pada kinerja masing-masing perusahaan.
ETF Nasdaq-100
ETF Nasdaq-100 merupakan dana yang diperdagangkan di bursa dan dirancang untuk mengikuti kinerja Nasdaq-100.
Melalui satu ETF, investor dapat memperoleh eksposur ke banyak perusahaan sekaligus.
Keuntungan potensial ETF meliputi:
- Diversifikasi antarperusahaan
- Transaksi melalui satu instrumen
- Struktur biaya yang transparan
- Kemudahan pemantauan portofolio
Namun, ETF Nasdaq-100 tetap terkonsentrasi pada saham teknologi dan perusahaan berkapitalisasi besar. Memiliki 100 perusahaan tidak otomatis berarti portofolionya terdiversifikasi secara seimbang.
Sebelum memilih ETF, investor perlu memeriksa:
- Expense ratio
- Tracking difference
- Likuiditas
- Bid-ask spread
- Domisili dana
- Kebijakan dividen
- Risiko mata uang
- Metode replikasi indeks
Risiko Berinvestasi pada Nasdaq
Investasi pada saham atau ETF berbasis Nasdaq memiliki potensi pertumbuhan, tetapi juga membawa risiko.
Risiko Konsentrasi Sektor
Nasdaq-100 memiliki bobot besar pada sektor teknologi dan komunikasi. Ketika sektor tersebut mengalami tekanan, indeks dapat turun lebih dalam dibandingkan indeks yang lebih terdiversifikasi.
Risiko Valuasi
Saham pertumbuhan sering diperdagangkan pada valuasi tinggi karena investor mengharapkan pertumbuhan laba pada masa depan.
Jika pertumbuhan tidak sesuai ekspektasi, harga saham dapat turun meskipun perusahaan masih mencatatkan keuntungan.
Risiko Volatilitas
Saham Nasdaq dapat bergerak tajam setelah laporan keuangan, perubahan panduan perusahaan, perkembangan teknologi, atau perubahan kondisi ekonomi.
Volatilitas tinggi dapat menghasilkan keuntungan besar, tetapi juga memperbesar risiko kerugian.
Risiko Suku Bunga
Perusahaan pertumbuhan cenderung sensitif terhadap perubahan suku bunga. Ketika suku bunga meningkat, valuasi saham pertumbuhan dapat tertekan karena nilai laba masa depan menjadi lebih rendah setelah didiskontokan.
Risiko Mata Uang
Investor yang menggunakan mata uang selain dolar AS menghadapi risiko nilai tukar.
Keuntungan dari kenaikan saham atau ETF dapat berkurang ketika nilai dolar AS melemah terhadap mata uang yang digunakan investor. Sebaliknya, penguatan dolar AS dapat meningkatkan atau mengurangi dampak pergerakan aset.
Risiko ETF
ETF tidak selalu mengikuti indeks secara sempurna. Perbedaan kinerja dapat terjadi akibat biaya, pajak, strategi replikasi, waktu rebalancing, dan kondisi pasar.
Kesimpulan
Nasdaq adalah bursa saham elektronik di Amerika Serikat yang menjadi tempat tercatatnya berbagai perusahaan global, termasuk banyak perusahaan teknologi besar.
Nasdaq berbeda dengan Nasdaq Composite dan Nasdaq-100. Nasdaq merupakan bursa, sedangkan Nasdaq Composite dan Nasdaq-100 merupakan indeks saham.
Sistem Nasdaq memproses pesanan secara elektronik dengan melibatkan broker, market maker, dan pusat perdagangan lainnya. Investor dapat memperoleh eksposur terhadap Nasdaq melalui saham individual maupun ETF berbasis indeks.
Meskipun menawarkan akses ke perusahaan berorientasi pertumbuhan, investasi pada Nasdaq tetap memiliki risiko. Konsentrasi teknologi, volatilitas, valuasi tinggi, perubahan suku bunga, biaya ETF, dan fluktuasi mata uang perlu dipertimbangkan.
Kinerja historis Nasdaq tidak menjamin hasil pada masa depan. Investor tetap perlu menilai tujuan investasi, jangka waktu, dan toleransi risiko sebelum membeli saham AS atau ETF berbasis Nasdaq
FAQ
Nasdaq adalah bursa efek elektronik di Amerika Serikat yang mempertemukan pesanan beli dan jual saham melalui sistem perdagangan berbasis komputer.
Tidak. Nasdaq adalah bursa saham, sedangkan Nasdaq-100 adalah indeks yang mencakup 100 perusahaan nonkeuangan terbesar yang tercatat di Nasdaq dan memenuhi kriteria tertentu.
Nasdaq adalah tempat perdagangan saham, sedangkan Nasdaq Composite merupakan indeks yang mengukur kinerja sebagian besar saham yang tercatat di bursa Nasdaq.
Tidak. Nasdaq juga mencakup perusahaan dari sektor kesehatan, barang konsumsi, komunikasi, industri, dan lainnya. Namun, sektor teknologi memiliki bobot besar karena banyak perusahaan teknologi berkapitalisasi tinggi tercatat di sana.
Investor dapat memperoleh eksposur terhadap Nasdaq dengan membeli saham perusahaan yang tercatat di bursa tersebut atau melalui ETF yang mengikuti indeks seperti Nasdaq-100 atau Nasdaq Composite.
Cara Aman Membeli Saham AS Online dan Hindari Penipuan
OpenAI: Profil Perusahaan, ChatGPT, dan Rencana IPO
Suspend Saham: Arti, Penyebab, dan Dampaknya bagi Investor
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.