Baca selengkapnya
21.43 · 15 Januari 2026

US Open: Wall Street Menguat, BlackRock Cetak Rekor Setelah Earnings

-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis

Indeks-indeks utama Wall Street dibuka menguat hari ini. Nasdaq 100, S&P 500, Dow Jones Industrial Average, dan Russell 2000 mencatat kenaikan solid sejak awal sesi. Hasil keuangan yang sangat kuat dari raksasa chip AI Taiwan, TSMC (TSM.US), kembali menghidupkan sentimen risiko dan mendorong reli di saham teknologi. Kontrak Nasdaq (US100) melonjak lebih dari 1% di awal perdagangan AS.

Kenaikan paling mencolok terlihat di sektor semikonduktor, baik di Eropa maupun Amerika Serikat. Saham ASML di Eropa menguat, sementara di AS nama-nama besar seperti Nvidia, AMD, Lam Research, dan KLA Corp ikut melonjak. KLA (KLAC.US) mencuri perhatian dengan lonjakan sekitar 8% setelah Wells Fargo menaikkan rekomendasinya, didorong oleh prospek roadmap 2nm dan siklus high-performance computing (HPC).

Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

Sumber: xStation5

Sektor semikonduktor dan sektor keuangan menjadi dua pilar utama yang menopang kenaikan indeks hari ini.

Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

Sumber: xStation5

Berita Emiten

  • Di kelompok Magnificent Seven, Nvidia memimpin kenaikan seiring euforia AI pasca-earnings TSMC. Saham NVDA naik sekitar 2%, Amazon menguat 1%, Tesla naik 0.5%, sementara Alphabet tertinggal dan turun 0.5%. Microsoft dan Apple bergerak sedikit lebih tinggi.

  • Amplitude (AMPL) melonjak 5.7% setelah Morgan Stanley menaikkan rekomendasi saham ini dari equal-weight menjadi overweight.

  •  Applied Materials (AMAT) naik 2.1% setelah Barclays juga meningkatkan rating menjadi overweight, didukung ekspektasi permintaan chip yang lebih kuat menyusul target belanja modal TSMC yang lebih agresif untuk 2026.

  • Saham peralatan chip mencatat reli luas: Lam Research (LRCX) melonjak 8.2% dan Teradyne (TER) naik 4.1%, mencerminkan keyakinan pasar bahwa siklus AI masih jauh dari selesai.

  • Clearway Energy (CWEN) melonjak 7.5% setelah mengumumkan paket power purchase agreement dengan Google untuk kapasitas 1.17 GW di Missouri, Texas, dan West Virginia.

  • Coinbase (COIN) turun 1.1% setelah Komite Perbankan Senat AS menunda pembahasan struktur pasar kripto, serta ditariknya dukungan Coinbase terhadap rancangan undang-undang terkait insentif stablecoin.

  • Disc Medicine (IRON) anjlok 7.1% setelah FDA menunda peninjauan terapi eksperimental untuk penyakit darah langka.

  • Goldman Sachs (GS) naik 2.3% setelah pendapatan FICC dan trading kuartal keempat melampaui ekspektasi analis.

  • Millicom (TIGO) naik 3% setelah UBS menaikkan rekomendasi sahamnya dari netral menjadi beli, dengan alasan valuasi yang menarik dan potensi manfaat dari konsolidasi, yang dapat mendukung pertumbuhan dan pengembalian kas.

  • Morgan Stanley (MS) justru turun sekitar 1% meski pendapatan wealth management mengalahkan konsensus, menunjukkan investor bersikap lebih selektif terhadap keseluruhan laporan keuangan.

  • Penumbra (PEN) melonjak 13% setelah Boston Scientific sepakat mengakuisisi perusahaan tersebut dalam transaksi tunai dan saham senilai sekitar USD 14.5 miliar.

  • Samsara (IOT) naik 2,6% dalam perdagangan pra-pasar setelah BNP Paribas menaikkan peringkat sahamnya menjadi “outperform” dari “neutral,” mengacu pada permintaan yang lebih kuat.

  • Sandisk (SNDK) naik 4,1% setelah Benchmark menaikkan target harga menjadi $450 dari $260. Analis mencatat bahwa meskipun telah terjadi rally yang kuat, “cerita ini masih berlaku” dan didukung oleh beberapa pilar yang kokoh.

  • Southwest Gas Holdings (SWX) naik 1,4% setelah Citi menaikkan peringkat sahamnya dari netral menjadi beli, dengan alasan percepatan pertumbuhan EPS.

  • Talen Energy (TLN) naik 11% setelah menandatangani kesepakatan pembelian tiga pembangkit listrik berbasis gas senilai USD 3.45 miliar, menambah kapasitas sekitar 2.6 GW.

BlackRock Cetak Rekor Baru

Saham BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, naik sekitar 2.2% setelah rilis laporan keuangan. Laba per saham (EPS) yang disesuaikan serta arus dana bersih melampaui ekspektasi pasar. Aset kelolaan (assets under management / AUM) mencapai rekor baru sebesar USD 14.04 triliun, menegaskan betapa kuatnya posisi BlackRock ketika valuasi aset global meningkat.

Lonjakan AUM terutama didorong oleh reli ekuitas kuartal keempat, yang dipicu oleh:

  • antusiasme AI,
  • tekanan suku bunga yang mereda, dan
  • pertumbuhan ekonomi AS yang relatif stabil.

Pendapatan naik menjadi USD 7.0 miliar dari USD 5.68 miliar secara tahunan, mengalahkan konsensus USD 6.69 miliar. Hal ini krusial bagi BlackRock karena sebagian besar pendapatan dihitung sebagai persentase dari AUM, sehingga kenaikan aset menciptakan efek operating leverage. EPS tercatat USD 13.16, jauh di atas ekspektasi sekitar USD 12.21, menandakan pertumbuhan pendapatan diterjemahkan lebih efisien menjadi laba bersih.

  • Laba bersih yang disesuaikan naik menjadi USD 2.18 miliar dari USD 1.87 miliar setahun sebelumnya, menegaskan kuartal dengan profitabilitas yang kuat meskipun terdapat tekanan biaya.
  • Biaya operasional melonjak tajam menjadi USD 5.35 miliar dibanding USD 3.6 miliar secara tahunan—menempatkan isu efisiensi biaya sebagai fokus penting ke depan. Pada skala sebesar ini, investasi untuk pertumbuhan dan ekspansi memang bisa menjadi “mahal”, dan pasar akan mencermati apakah peningkatan belanja tersebut mampu menghasilkan imbal hasil yang berkelanjutan.
  • Arus masuk produk ekuitas relatif datar secara tahunan, sebesar USD 126.05 miliar dibanding USD 126.57 miliar setahun sebelumnya. Sekilas ini tampak “tanpa kejutan”, namun pada skala sebesar BlackRock, stabilitas justru merupakan sinyal kekuatan tersendiri.
  • Sebaliknya, arus masuk ke produk pendapatan tetap sangat kuat, mencapai USD 83.77 miliar dalam satu kuartal. Reuters mengaitkan hal ini dengan sikap The Fed yang lebih dovish dan pendinginan pasar tenaga kerja. Ini penting karena menunjukkan bahwa BlackRock diuntungkan dari rotasi investor kembali ke obligasi.
  • Total arus masuk bersih jangka panjang mencapai sekitar USD 267.8 miliar, dengan ETF kembali menjadi lokomotif utama. Ini adalah poin kunci: BlackRock pada dasarnya “terprogram” untuk menang ketika modal global kembali mengalir ke strategi pasif berbiaya rendah.

Perusahaan juga mencatat rekor arus masuk bersih tahunan sebesar USD 698.26 miliar, semakin mengukuhkan citra BlackRock sebagai mesin penghimpun modal terbesar di dunia.

ETF: biaya rendah, skala masif

 ETF tetap menjadi mesin utama pertumbuhan organik BlackRock, meskipun margin per unit relatif lebih rendah. Mekanismenya sederhana: biaya rendah dikompensasi oleh skala yang sangat besar dan efek jaringan iShares.

Tren pasif tidak melambat. Investor terus mencari diversifikasi berbiaya rendah, dan narasi “ETF sebagai produk investasi default” semakin menguat dari waktu ke waktu.

Performance fee: pasar kembali membayar hasil

 Pendapatan dari performance fee melonjak 67% menjadi USD 754 juta, menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya diuntungkan dari kenaikan AUM dan biaya dasar, tetapi juga dari kinerja kuat strategi yang menyertakan komponen success fee.

 Ini menandai kuartal kuat lainnya untuk pos ini—performance fee naik sekitar 33% pada kuartal ketiga. Pendapatan ini menambahkan “lapisan ekstra” yang tidak selalu berulang, namun bisa sangat menguntungkan.

Strategi pasar privat: BlackRock memburu margin lebih tinggi


 BlackRock semakin agresif mendiversifikasi bisnis ke produk berbiaya lebih tinggi, langkah yang masuk akal di tengah kompetisi biaya yang semakin ketat di ETF.

Fokus perusahaan kini semakin mengarah ke:

  • pasar privat

  • real estat

  • infrastruktur

  • aset terkait AI (pusat data, infrastruktur energi)

Arah ini bersifat margin-accretive karena aset privat umumnya menghasilkan biaya lebih tinggi dibanding ETF. Dengan kata lain, BlackRock sedang membangun “ruang makan premium” di samping “kantin ETF” yang sangat besar namun bermargin lebih rendah.


 Arus masuk ke pasar privat mencapai USD 12.71 miliar dalam kuartal ini. Skalanya memang masih jauh lebih kecil dibanding ETF, namun trennya jelas: perusahaan secara konsisten membangun pilar kedua pertumbuhan. Targetnya ambisius, yaitu USD 400 miliar penggalangan dana kumulatif hingga 2030. Ini menunjukkan bahwa BlackRock memandang pasar privat bukan sekadar pelengkap, melainkan sumber utama margin dan pendapatan yang lebih stabil di masa depan. Salah satu langkah paling menarik adalah rencana integrasi aset privat ke dalam program pensiun, yang berpotensi membuka aliran modal jangka panjang dalam skala besar.

BlackRock shares (D1 interval)

Sumber: xStation5

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

20 Januari 2026, 01.45

Daily summary: Ketakutan Muncul, Tapi Belum Panik. Trump Kembali Guncang Pasar 📉

19 Januari 2026, 21.06

Micron dan Kelangkaan Memori yang Belum Pernah Terjadi. Apa Artinya bagi Pasar? 🚨

19 Januari 2026, 17.18

🚨 US100 Anjlok 1,5%, Kenaikan 2026 Terhapus di Tengah Ketakutan Perang Dagang 📉

19 Januari 2026, 13.30

Morning wrap (19.01.2026)

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.