22.42 · 1 Oktober 2025

100 Melemah Meski Nvidia Rekor $4,5T

Sentimen investor di pasar saham AS hari ini tercampur, meski terjadi reli bersejarah pada Nvidia (NVDA.US) yang menjadi perusahaan pertama dalam sejarah menembus kapitalisasi pasar $4,5 triliun, naik lebih dari 2%. Sektor teknologi AS tampil solid; CoreWeave (CRWV.US) naik lebih dari 12% setelah laporan bahwa perusahaan akan menyediakan daya komputasi untuk Meta Platforms (META.US). Sebaliknya, saham Intel turun hampir 3%, kemungkinan karena aksi ambil untung setelah kenaikan sebelumnya.

Sementara itu, Senate Minority Leader Chuck Schumer memperingatkan bahwa Amerika Serikat sedang menuju shutdown pemerintah. Di platform prediksi Kalshi, partisipan kini memperkirakan peluang shutdown mencapai 80% setelah tengah malam 1 Oktober. Kenaikan awal yang dipicu oleh data JOLTS, laporan Consumer Confidence Conference Board, dan indeks regional Fed Chicago sebagian besar telah memudar.

Kekhawatiran jangka pendek mengenai shutdown, ketidakpastian seputar jadwal rilis data makro (termasuk laporan NFP Jumat yang masih belum pasti), potensi masalah pasar tenaga kerja, serta durasi penutupan yang mungkin terjadi semuanya membebani Wall Street. Indeks US100 kesulitan mempertahankan kenaikan, saat ini diperdagangkan di sekitar 24.780 poin, turun 0,13%. Pada saat yang sama, kontrak berjangka USDIDX juga melemah hampir 0,1%. Emas diuntungkan oleh ketidakpastian ini, siap menutup September dengan kenaikan hampir 10%.

Sumber: xStation5

Dalam beberapa hari terakhir, saham Nvidia menguji rata-rata pergerakan eksponensial 50 sesi (EMA50) di dekat $175, lalu rebound, dan kini diperdagangkan di level tertinggi sepanjang masa di atas $186 per saham.
Sumber: xStation5

3 Juli 2026, 21.36

US Closed: Futures US100 Rebound Saat Pasar AS Libur

3 Juli 2026, 13.51

Market Wrap: Bursa AS Libur, Pasar Cerna NFP dan Rotasi Teknologi

2 Juli 2026, 23.53

Nasdaq Tertekan, Saham Chip dan Tesla Anjlok

2 Juli 2026, 21.19

Adobe Anjlok 40%: Ancaman AI atau Diskon Berlebih?

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.