Baca selengkapnya
01.50 · 13 Maret 2026

Daily Summary: Brent Kembali di Atas $100, Saham Turun❗

  • Sesi perdagangan hari Kamis di bursa saham Eropa, Amerika Serikat, dan Asia kembali menghadirkan gelombang penjualan di pasar saham utama.

  • Faktor utama yang menekan valuasi saat ini adalah: 1) eskalasi konflik di Timur Tengah, 2) masalah likuiditas di sektor keuangan Amerika Serikat.

  • Di pasar tunai, indeks Nasdaq saat ini turun sekitar 1,45% sementara Dow Jones melemah sekitar 1,3%. Di Eropa, indeks DAX turun 0,29%, CAC40 Prancis melemah 0,71%, dan WIG20 Polandia turun 0,65%.

  • Harga minyak mentah kembali menguat hari ini, dengan Brent kembali berada di atas $101 per barel.

  • Namun menariknya, terdapat banyak informasi yang saling bertentangan terkait komoditas ini.

  • Kepemimpinan Iran mengumumkan bahwa mereka akan merespons dengan kekuatan militer terhadap setiap serangan dan membuka kemungkinan front konflik baru jika Israel dan Amerika Serikat terus menyerang infrastruktur energi negara tersebut. Donald Trump juga menyatakan bahwa perubahan rezim merupakan tujuan utama, sementara kenaikan harga minyak menjadi isu sekunder. Pada saat yang sama, muncul laporan mengenai rencana Gedung Putih untuk sementara menangguhkan penerapan Jones Act, undang-undang tahun 1920 yang mengharuskan barang yang diangkut antar pelabuhan AS menggunakan kapal yang dibangun di Amerika Serikat, dimiliki oleh perusahaan Amerika, dan dioperasikan oleh awak kapal Amerika.

  • Pernyataan dari seorang wakil pejabat Iran yang menyebut bahwa tidak ada rencana untuk menanam ranjau di Selat Hormuz juga membantu meredakan sebagian ketegangan konflik.

  • Kembali ke pasar saham. Salah satu sektor dengan kinerja terlemah pada awal sesi AS adalah sektor perbankan dan keuangan secara umum. Tekanan ini berasal dari dua sumber utama: kekhawatiran terhadap meningkatnya biaya uang di tengah harga minyak yang tinggi serta masalah yang semakin terlihat di segmen private credit. Morgan Stanley membatasi kemungkinan penarikan unit investasi dari North Haven Private Income Fund setelah investor mengajukan penarikan sekitar 11% dari total unit, sementara ketentuan dana tersebut hanya mengizinkan pembayaran hingga 5% per kuartal.

  • Ketidakpercayaan investor juga diperkuat oleh kritik dari perusahaan seperti Glendon Capital, yang menuduh beberapa institusi termasuk Blue Owl meremehkan kerugian riil dalam portofolio mereka. Pasar menafsirkan hal ini sebagai sinyal bahwa masalah di sektor tersebut mungkin lebih dalam daripada yang tercermin dalam valuasi resmi.

12 Maret 2026, 13.55

Morning Wrap (12.03.2025)

12 Maret 2026, 01.55

Daily Summary: Harga Minyak Tekan Wall Street Meski CPI Stabil🗽

11 Maret 2026, 22.17

Sentimen Beragam di Wall Street di Tengah Perang Iran, Saham Oracle Melonjak 10%

11 Maret 2026, 01.48

Daily Summary: Ancaman Tambang Iran Tekan Sentimen Pasar🚨❓

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.