-
AMD mengumumkan investasi lebih dari USD 10 miliar di ekosistem Taiwan untuk memperkuat infrastruktur artificial intelligence.
-
Perusahaan akan bekerja sama dengan ASE dan SPIL dalam teknologi yang disebut bridge bonding, sementara platform HELIOS dengan prosesor Venice berbasis teknologi 2 nm milik TSMC serta AMD Instinct MI450X akan siap mendukung deployment berskala gigawatt pada paruh kedua 2026.
-
Setelah mencatat penguatan pada sesi perdagangan kemarin, saham AMD diperdagangkan dengan sentimen campuran pada pre-market hari ini.
-
Namun apabila Nasdaq dibuka lebih tinggi, momentum sektor semikonduktor setelah laporan kuat Nvidia kemungkinan masih akan berlanjut.
-
AMD saat ini menjadi kompetitor utama Nvidia di pasar infrastruktur AI.
-
Tujuan utama investasi ini adalah memperkuat kemitraan strategis serta memperluas kapasitas produksi dan assembly untuk chip AI canggih.
-
Perusahaan juga ingin mengembangkan teknologi yang lebih hemat energi untuk sistem AI dan prosesor.
-
Selain ASE dan SPIL, AMD juga bekerja sama dengan sejumlah partner Taiwan lainnya seperti PTI, Sanmina, Wiwynn, Wistron, dan Inventec.
-
CEO AMD Lisa Su menegaskan bahwa meningkatnya adopsi AI terus mendorong permintaan pelanggan terhadap infrastruktur komputasi.
-
Taiwan tetap menjadi bagian paling penting dalam rantai pasok AI global, terutama berkat peran sentral TSMC.

Sumber: xStation5
NextEra dan Dominion Bentuk Raksasa Energi AI
Nvidia Lampaui Ekspektasi, Siklus AI Masih Sangat Kuat
Nvidia Cetak Pendapatan USD 81,6 Miliar, AI Tetap Panas
Daily Summary: Minyak Anjlok, Pasar Fokus ke Earnings Nvidia
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.