-
Pasar saham global masih berada dalam tren naik. Indeks MSCI All Country World yang mencakup saham global menguat sekitar 0.2% dan mencetak rekor tertinggi baru. Pasar Asia memberikan dorongan yang lebih kuat, naik sekitar 1.3% dan juga mendekati level tertinggi sepanjang masa. Kontrak berjangka indeks saham AS dan Eropa bergerak datar, sementara S&P 500 menutup sesi sebelumnya di dekat level tertinggi lokal. Saham AS berada di level tinggi, namun pergerakan pasar belum sepenuhnya mencerminkan keyakinan yang solid.
-
Mesin Pertumbuhan: Teknologi Kembali Jadi Fokus: Saham teknologi AS kembali menjadi motor penggerak. Rebound di sektor teknologi telah meredakan tekanan setelah sebelumnya muncul kekhawatiran terkait belanja AI yang dinilai “terlalu panas”. Di Asia, saham teknologi memimpin penguatan, dengan SoftBank menjadi salah satu sorotan berkat eksposurnya ke OpenAI dan Oracle. Selera risiko kembali condong ke sisi pembeli.
-
Fokus Makro AS: Pelaku pasar bersiap menghadapi rangkaian data ekonomi AS yang berpotensi mengubah ekspektasi terhadap jalur suku bunga The Fed. Pukul 10:30 GMT akan dirilis laporan NFIB Small Business Optimism. Pukul 12:15 GMT menyusul data perubahan tenaga kerja ADP. Pukul 12:30 GMT pasar mencerna data penjualan ritel AS serta harga ekspor dan impor. Pelaku pasar komoditas juga mencermati laporan USDA WASDE pada pukul 15:00 GMT untuk pembaruan proyeksi suplai dan permintaan komoditas pertanian.
-
Valuta Asing: Yuan Menguat, Dolar Bergerak Datar: Yuan menguat ke level tertinggi sejak Mei 2023 setelah laporan bahwa China mendorong bank-bank domestik mengurangi eksposur terhadap US Treasuries. Indeks dolar AS (DXY) bergerak konsolidatif tanpa arah yang jelas.
-
Logam Mulia: Emas Alami Aksi Ambil Untung: Setelah menguat dua sesi berturut-turut, harga emas terkoreksi akibat aksi ambil untung, sebuah pergerakan yang wajar di tengah volatilitas yang tinggi. Pasar masih berupaya membangun basis yang lebih stabil setelah aksi jual tajam sebelumnya. Pola serupa juga terlihat pada perak, platinum, dan palladium.
-
Yen Jepang: Menguat Terbatas Usai Dinamika Politik: Setelah kemenangan pemilu Perdana Menteri Sanae Takaichi pada akhir pekan, yen menguat sekitar 0.4% dan masih diperdagangkan di kisaran 155 per dolar AS. Pertanyaan utamanya adalah apakah penguatan ini akan berlanjut atau hanya reaksi sementara.
-
Kripto: Mendingin Setelah Pergerakan Tajam: Bitcoin turun kembali ke bawah $70,000 pada Senin dan sejauh ini belum mampu merebut kembali level tersebut, sejalan dengan sikap risiko yang lebih hati-hati setelah pergerakan besar sebelumnya. Ethereum diperdagangkan di sekitar $2,000. Setelah koreksi terakhir, kendaraan investasi kripto seperti BitMine Immersion dan Strategy menyerap tambahan pasokan dengan membeli sekitar $80 juta ETH dan BTC.
-
Isu Global dan Komentar The Fed: Gedung Putih belum mengkonfirmasi laporan awal dari Axios terkait rencana pertemuan Trump–Xi pada awal April. Sementara itu, pejabat The Fed Miran menyatakan bahwa tarif berpotensi memungkinkan penurunan suku bunga dalam jangka panjang dan saat ini bukan pendorong utama inflasi. Pejabat Fed lainnya, Bostic, menekankan bahwa data pasar tenaga kerja terbaru yang lemah menjadi alasan untuk bersikap hati-hati dalam pengambilan kebijakan.
US100 (Timeframe H1)
Pada grafik teknikal Nasdaq 100 futures (US100), indeks belum mencapai garis tren pada timeframe per jam. Area 25,550 diperkuat oleh garis tren tersebut sekaligus level Fibonacci retracement 61.8% dari impuls kenaikan terakhir yang membawa indeks turun dari dekat rekor tertinggi. Zona ini berpotensi menjadi resistance terkuat. Di sisi bawah, level Fibonacci 38.2% di sekitar 25,000, yang juga didukung oleh reaksi harga sebelumnya, terlihat sebagai area support penting.

Sumber: xStation5
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
US Open: Wall Street Naik Meski Data Lemah
Coca-Cola Earnings: Mampukah CEO Baru Hadapi Tekanan?