Baca selengkapnya
00.06 · 11 September 2025

NIO Terbitkan Saham $1 Miliar, Harga Anjlok 10%

Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, NIO, mengumumkan penawaran saham senilai sekitar $1 miliar. Perusahaan menjual lebih dari 181 juta American Depositary Shares (ADS) dengan harga $5,57 per lembar, atau diskon sekitar 11,3% dibandingkan harga penutupan sehari sebelumnya. Harga tersebut mewakili lebih dari 8% dari total nilai pasar perusahaan, yang sebelum penawaran berada di kisaran hampir $12 miliar.

Pasar bereaksi cepat. Saham NIO anjlok sekitar 10%, penurunan harian terbesar sejak Desember 2023. Reaksi seperti ini umum terjadi saat ada penawaran saham baru karena investor khawatir terhadap dilusi kepemilikan dan meningkatnya pasokan saham di pasar. Namun, NIO memanfaatkan momentum pertumbuhan yang positif — sahamnya naik 86% dalam dua bulan terakhir — untuk menggalang modal tambahan bagi investasi lebih lanjut.

Dana hasil penawaran akan digunakan untuk mengembangkan model EV baru, memperluas jaringan charging dan battery swapping, serta memperkuat posisi keuangan perusahaan. Perlu dicatat, NIO melaporkan hasil penjualan yang meleset dari ekspektasi selama enam kuartal terakhir. Meski begitu, pada 2025 perusahaan mencatat kenaikan pengiriman: hingga Agustus telah mengirim lebih dari 166.000 kendaraan, atau naik 30% YoY.

Dalam konteks lebih luas, NIO masih tertinggal dibanding para pemimpin pasar EV Tiongkok. Sebagai contoh, BYD mengirim hampir 1,9 juta kendaraan, Tesla lebih dari 300.000, dan Xpeng lebih dari 210.000 pada periode yang sama. Namun, aksi korporasi ini bisa membantu NIO mempercepat pengembangan dan meningkatkan pangsa pasar.

Singkatnya, meskipun pasar merespons penawaran saham dengan penurunan harga, dalam jangka panjang langkah ini bisa menjadi pijakan penting bagi stabilisasi keuangan dan perkembangan teknologi NIO. Namun, untuk jangka pendek investor perlu bersiap menghadapi tekanan harga saham dan potensi dilusi nilai kepemilikan.

 

 

Sumber: xStation5

19 Mei 2026, 14.39

Kalender Ekonomi: Pasar Fokus ke Data AS dan Suku Bunga Global

19 Mei 2026, 13.24

Market Wrap: Pasar Masih Skeptis terhadap Trump dan Iran

19 Mei 2026, 00.01

Saham Seagate Turun di Tengah Tekanan Sektor AI

18 Mei 2026, 20.51

US Open: Wall Street Wait & See Jelang NVIDIA

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.