Wall Street dibuka dengan penguatan moderat, di mana indeks utama mencatat kenaikan tipis. S&P 500 naik sekitar 0.2%, Nasdaq bertambah 0.1%, dan Dow Jones menguat hampir 0.5%. Pasar saham AS mempertahankan sentimen positif setelah penutupan sesi sebelumnya yang mayoritas berakhir di zona hijau, dengan Dow Jones mencetak rekor penutupan tertinggi baru. Hal ini mencerminkan akumulasi berkelanjutan dan kekuatan relatif saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor teknologi yang mulai pulih setelah koreksi sebelumnya.
Dari sisi makroekonomi, data penjualan ritel AS untuk Desember baru saja dirilis dan menunjukkan hasil yang jauh di bawah ekspektasi. Secara bulanan, penjualan stagnan, dan komponen “inti” yang tidak memasukkan penjualan otomotif juga tidak mencatat pertumbuhan. Kondisi ini mengindikasikan potensi perlambatan belanja konsumen, yang dapat membatasi momentum ekonomi serta menurunkan tekanan inflasi berbasis permintaan. Di saat yang sama, biaya tenaga kerja masih meningkat namun dengan laju lebih lambat dari perkiraan, sehingga mengurangi risiko lonjakan harga berlebihan. Kombinasi data konsumsi yang lemah dan kondisi saat ini mengisyaratkan bahwa inflasi berpotensi terus menurun, meningkatkan kemungkinan The Federal Reserve mengadopsi sikap yang lebih dovish, termasuk peluang penurunan suku bunga ke depan.

Sumber: XTB Research

Futures pada US500 (S&P 500) bergerak sedikit lebih tinggi pada sesi hari ini. Sentimen positif di sektor teknologi menopang valuasi, meskipun data retail sales lebih lemah dari perkiraan. Perlambatan konsumsi dapat memperbesar peluang kebijakan moneter yang lebih akomodatif, yang turut menjaga sentimen pasar tetap konstruktif.
Sumber: xStation5
Berita Emiten:
Alphabet (GOOGL.US) berhasil menghimpun dana sebesar 20 miliar USD melalui penerbitan obligasi korporasi untuk mendanai ekspansi bisnis kecerdasan buatan. Obligasi dengan berbagai tenor tersebut menarik minat investor yang sangat besar, dengan permintaan melebihi 100 miliar USD. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk investasi pusat data dan teknologi AI, dengan belanja modal (CapEx) diperkirakan mencapai hingga 185 miliar USD pada 2026. Selain itu, terdapat laporan bahwa perusahaan mempertimbangkan penerbitan obligasi tenor 100 tahun dalam denominasi pound sterling.
S&P Global (SPGI.US) mencatat penurunan tajam setelah merilis laporan kuartal IV dan panduan 2026 yang mengecewakan investor. Saham turun sekitar 7% setelah proyeksi laba per saham berada di bawah konsensus analis, meskipun pendapatan kuartalan sedikit meningkat. Proyeksi pertumbuhan laba dan pendapatan tahunan yang lebih lemah memicu kekhawatiran terkait keberlanjutan momentum pertumbuhan perusahaan.
Datadog (DDOG.US) menguat setelah merilis hasil kuartal IV 2025 yang melampaui ekspektasi pendapatan dan laba. Perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 29% secara tahunan menjadi 953 juta USD, dengan adjusted EPS sebesar 0.59 USD, melampaui perkiraan analis. Panduan pendapatan kuartal I 2026 juga berada di atas ekspektasi pasar, memperkuat sentimen positif. Meski proyeksi EPS kuartal berikutnya sedikit di bawah konsensus, prospek pendapatan yang solid menopang kinerja saham.
Spotify (SPOT.US) turut menguat setelah hasil kuartal IV 2025 dan panduan ke depan melampaui ekspektasi pasar. Perusahaan melaporkan pertumbuhan kuat pada pengguna aktif bulanan (MAU) dan pelanggan premium, yang mendorong kenaikan pendapatan dan perbaikan profitabilitas. Panduan kuartal I 2026 yang menunjukkan pertumbuhan pengguna berkelanjutan disambut positif oleh investor.
Coca‑Cola (KO.US) mengalami penurunan setelah laporan kuartal IV 2025. Meskipun laba per saham sedikit melampaui estimasi, pendapatan berada di bawah ekspektasi, dan proyeksi penjualan 2026 yang moderat menambah tekanan pada saham.

Sumber: xStation5
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
Datadog Cetak Rekor Q4, Prospek 2026 Solid
Coca-Cola Earnings: Mampukah CEO Baru Hadapi Tekanan?