Baca selengkapnya
18.12 · 28 Januari 2026

US500 Cetak Rekor Tertinggi Jelang The Fed 🗽 Akankah Big Tech Menopang Tren?

Kontrak S&P 500 (US500) mencetak rekor tertinggi baru hari ini di sekitar level 7,040, seiring pasar bersiap menghadapi keputusan The Fed yang dijadwalkan pada pukul 18:00 GMT. Pekan ini, empat perusahaan dari kelompok “Magnificent 7” dijadwalkan merilis laporan keuangan Q4, yakni Meta Platforms dan Microsoft (keduanya setelah penutupan sesi AS hari ini), serta Apple dan Tesla. Kondisi ini membuka potensi volatilitas yang lebih tinggi pada US500, baik ke atas maupun ke bawah.

Sumber: xStation5

Bagaimana dengan Laba Big Tech?

Setelah penutupan sesi AS hari ini, dua raksasa teknologi AS — Microsoft dan Meta Platforms — akan merilis laporan keuangan. Ekspektasi pasar terhadap hasil keduanya berada di level tinggi.

  • Dalam beberapa kuartal terakhir, kelompok yang dikenal sebagai “Magnificent 7” kerap menjadi pendorong utama pertumbuhan laba tahunan bagi seluruh indeks S&P 500. Pertanyaan utamanya kini adalah: berapa banyak dari mereka yang diperkirakan akan masuk dalam lima kontributor terbesar pertumbuhan laba pada Q4 2025?

  • Konsensus untuk keseluruhan S&P 500 menunjukkan pertumbuhan laba gabungan sebesar +8.2% secara tahunan pada Q4 2025. Jika angka ini terealisasi, maka akan menjadi kuartal kesepuluh berturut-turut dengan pertumbuhan laba bagi indeks tersebut.

  • Saat ini, lima perusahaan dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan laba tahunan indeks S&P 500 pada Q4, berdasarkan peringkat kontribusi, adalah Nvidia, Boeing, Alphabet (Google), Micron Technology, dan Microsoft.

  • Artinya, tiga dari lima kontributor terbesar pertumbuhan laba Q4 berasal dari kelompok “Magnificent 7”, yaitu Nvidia, Alphabet, dan Microsoft, yang dijadwalkan melaporkan kinerja hari ini.

  • Boeing, yang berada di luar kelompok “Magnificent 7”, terutama diuntungkan oleh efek basis perbandingan yang rendah. Setahun lalu, perusahaan ini mencatat kerugian besar, termasuk berbagai beban dan biaya yang tercermin dalam EPS non-GAAP.

  • Ke depan, analis memperkirakan pertumbuhan laba dua digit pada 2026, baik untuk kelompok “Magnificent 7” maupun untuk perusahaan lain dalam indeks. Pertumbuhan laba Magnificent 7 diproyeksikan akan meningkat hingga hampir +23% secara tahunan, dibandingkan +12.1% untuk sisa perusahaan S&P 500. Jika estimasi ini terbukti akurat, atau bahkan sedikit konservatif, indeks berpotensi mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun ini.

Saat ini, pasar memperkirakan pertumbuhan EPS sekitar 20% untuk Magnificent 7 pada Q4 2025, dibandingkan hanya sekitar 4% untuk 493 perusahaan S&P 500 lainnya.


Sumber: FactSet Research

Berdasarkan data FactSet per 23 Januari, sekitar 13% perusahaan S&P 500 telah merilis laporan keuangan sejauh ini. Sebanyak 75% di antaranya berhasil melampaui ekspektasi EPS, sementara 69% melampaui ekspektasi pendapatan.

  • Dari sisi revisi estimasi, per 31 Desember pasar memperkirakan pertumbuhan laba Q4 sebesar +8.3% YoY. Angka tersebut kini sedikit turun menjadi +8.2%.

  • Empat sektor saat ini memiliki ekspektasi laba yang lebih rendah dibandingkan akhir Desember, akibat revisi EPS ke bawah dan kejutan laba negatif.

  • Untuk panduan Q1 2026, sejauh ini enam perusahaan S&P 500 telah mengeluarkan panduan EPS negatif, sementara empat perusahaan memberikan panduan positif.

  • Dari sisi valuasi, rasio P/E forward 12 bulan S&P 500 berada di level 22.1. Angka ini berada di atas rata-rata 5 tahun sebesar 20.0 dan rata-rata 10 tahun sebesar 18.8. Dengan demikian, pasar tergolong mahal secara historis. Namun, ekspektasi pertumbuhan laba dua digit pada 2026 memberikan argumen kuat bagi adanya “premi laba” dalam valuasi saat ini.

Sumber: FactSet Research

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

13 Februari 2026, 02.03

Daily Summary: Silver Anjlok 9%, Wall Street Tertekan

12 Februari 2026, 13.52

Morning Wrap (12.02.2026)

12 Februari 2026, 01.28

Daily Summary: NFP Kuat Tunda Rate Cut The Fed

11 Februari 2026, 21.44

US Open: Payrolls Kuat, Rate Cut Tertunda?

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.