Raksasa teknologi Alphabet (Google) mencetak rekor tertinggi baru, naik 8% dalam sesi hari ini. Kapitalisasi pasar perusahaan bertambah sekitar $220 miliar hanya dalam sehari! Putusan pengadilan memungkinkan Google mempertahankan dominasinya di pasar.
Pada 2024, Departemen Kehakiman AS mengajukan gugatan antitrust terhadap perusahaan berbasis California ini, menuding praktik anti-konsumen dan kecenderungan monopoli. Setelah hampir setahun, vonis akhirnya dijatuhkan.
- Google tidak diwajibkan memecah bisnisnya menjadi beberapa entitas, sehingga tetap bisa mempertahankan economies of scale.
- Google tetap diizinkan membayar Apple agar browser Google jadi default di iOS.
Sebagai gantinya, Alphabet wajib melakukan sejumlah konsesi:
- Membagi data yang dikumpulkan dengan kompetitor.
- Larangan perjanjian eksklusif akan diberlakukan.
Departemen Kehakiman menyebut putusan ini sebagai kemenangan mereka. Namun, investor Alphabet dan Apple menilai sebaliknya: valuasi kedua perusahaan melonjak tajam, memicu euforia di kalangan pemegang saham. Perlu diingat, Alphabet dan Apple menyumbang 15% dari Nasdaq 100. Kenaikan signifikan ini berpotensi menarik seluruh indeks naik dan mengubah sentimen pasar secara keseluruhan.
Sumber: Xstation
S&P 500 di rekor tertinggi 📈 Charles Schwab turun 4,5% meski laporan earnings kuat
Saham Netflix naik 18% sejak awal 2026 📊 Fokus pada earnings Q1
Sektor energi dan utilitas AS menjadi sorotan 🔍 Apa yang akan ditunjukkan perusahaan S&P 500?
TSMC Cetak Rekor, Permintaan AI Dorong Pertumbuhan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.