09.02 · 3 September 2026

Broadcom Jelang Earnings: Bisakah Rally Saham AI Berlanjut?

Broadcom (AVGO.US) akan melaporkan hasil keuangan kuartal ketiga fiskal 2026 setelah penutupan pasar AS hari ini. Namun, laporan kuartalannya sendiri mungkin tidak sepenting outlook untuk beberapa kuartal mendatang. Investor terutama akan mencari konfirmasi bahwa pertumbuhan custom AI accelerator masih terus berakselerasi, bagaimana tren tersebut memengaruhi margin, serta apakah keterlibatan Broadcom yang semakin besar dalam pembiayaan infrastruktur AI mulai meningkatkan risiko pada neraca perusahaan.

Saham Nvidia naik sekitar 9% setelah merilis hasil keuangan, dan pertanyaan berikutnya adalah apakah Broadcom mampu memberikan laporan yang cukup kuat untuk mendorong sahamnya kembali menembus level resistance penting setelah turun lebih dari 20% dari rekor tertinggi. Kapitalisasi pasar Broadcom saat ini telah melampaui US$1,7 triliun, menempatkan perusahaan semikonduktor tersebut di antara 10 perusahaan terbesar di dunia.

  • Konsensus memperkirakan revenue sebesar US$29,44 miliar, naik 85% year-over-year dan 33% quarter-over-quarter. Angka ini sedikit di atas guidance perusahaan sebelumnya di sekitar US$29 miliar.
  • Adjusted net income diperkirakan mencapai sekitar US$16,0 miliar, hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Gross margin akan menjadi salah satu fokus utama, dengan konsensus memperkirakan penurunan menjadi sekitar 74,1% dari 77,1% pada kuartal sebelumnya.
  • Broadcom sebelumnya memberikan guidance sekitar US$16 miliar revenue semikonduktor AI pada Q3. Dengan target setahun penuh saat ini sebesar US$56 miliar, perusahaan perlu menghasilkan sekitar US$20,8 miliar pada Q4.
  • Karena itu, guidance Q4 di sekitar US$21 miliar kemungkinan akan dianggap sesuai ekspektasi. Angka US$22 miliar atau lebih dapat diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa demand masih terus berakselerasi menjelang FY2027.
  • Investor juga akan menunggu pembaruan terkait target revenue AI tahun depan, yang saat ini disebut perusahaan akan mencapai lebih dari US$100 miliar.

Margin Tertekan akibat Porsi XPU yang Semakin Besar?

Broadcom semakin mengandalkan custom XPU accelerator sebagai salah satu mesin pertumbuhan utamanya. Bisnis ini berkembang sangat cepat, tetapi menghasilkan margin yang lebih rendah dibandingkan bisnis AI networking dan infrastructure software.

Karena itu, kemampuan mempertahankan gross margin di sekitar 74% akan menjadi ujian penting terhadap kualitas pertumbuhan Broadcom. Jika revenue AI terus berakselerasi sementara margin mulai stabil, pasar dapat menyimpulkan bahwa perusahaan mampu meningkatkan skala bisnis secara efektif meskipun product mix menjadi kurang menguntungkan.

Sebaliknya, penurunan gross margin lebih lanjut menuju 72–73% dapat memunculkan kekhawatiran mengenai profitabilitas pada FY2027. VMware tetap menjadi penyangga sebagian karena bisnis infrastructure software dengan margin tinggi membantu mengimbangi tekanan dari segmen hardware.

Pembiayaan AI Semakin Menjadi Perhatian Investor

Cara proyek infrastruktur AI berskala masif dibiayai juga semakin mendapat perhatian. Broadcom tengah mengembangkan struktur pembiayaan infrastruktur bersama Apollo dan Blackstone dengan menggunakan solusi XPU dan networking miliknya.

Proyek pertama bernilai sekitar US$35 miliar dan berkaitan dengan pembangunan infrastruktur untuk Anthropic. Broadcom juga memiliki sebagian eksposur terhadap kewajiban sewa pelanggan tersebut, yang menunjukkan bahwa perusahaan tidak lagi hanya bertindak sebagai pemasok chip, tetapi mulai ikut mendukung pembiayaan ekosistem AI yang lebih luas.

Selain itu, terdapat laporan mengenai paket pembiayaan terkait AI tambahan dengan nilai yang jauh lebih besar. Pertanyaan utama bagi investor adalah seberapa besar pertumbuhan di masa depan akan dibiayai langsung oleh pelanggan dan seberapa besar yang mungkin membutuhkan jaminan atau bentuk dukungan lain dari Broadcom.

Grafik Broadcom (AVGO.US), Interval D1

Saham Broadcom diperdagangkan di bawah EMA 200 hari atau garis merah. Secara historis, saham ini hampir selalu kembali menguat relatif cepat setelah turun di bawah level teknikal tersebut.

Jika laporan earnings dan guidance sangat kuat, saham berpotensi bergerak menuju area sekitar US$390 dari level saat ini, mendekati EMA 50 hari yang ditunjukkan oleh garis oranye. Sebaliknya, pelemahan lebih lanjut dapat membuka kemungkinan retest menuju area US$320 atau titik terendah lokal yang terbentuk pada musim semi tahun ini.

Skenario paling konstruktif bagi saham Broadcom adalah kombinasi antara guidance revenue AI Q4 yang kuat, peningkatan ekspektasi untuk FY2027 secara keseluruhan, serta stabilisasi gross margin di sekitar 74%.

Namun, jika pertumbuhan XPU tetap sangat kuat sementara margin terus menurun dan keterlibatan Broadcom dalam pembiayaan infrastruktur meningkat, investor dapat mulai melihat bukan hanya seberapa besar pertumbuhan AI yang dihasilkan perusahaan, tetapi juga berapa besar biaya dan risiko yang diperlukan untuk mencapainya.

Sumber: xStation5

3 September 2026, 09.08

Daily Summary: Wall Street Menguat Tipis Jelang Earnings Broadcom

2 September 2026, 21.33

US Open: Wall Street Datar, Yield AS Naik dan Saham Dell Melonjak

2 September 2026, 20.50

Palo Alto Tumbuh 34%, Tapi Pasar Belum Puas dengan Kualitas Growth

2 September 2026, 20.39

Mondelez Redam Rally Cocoa, Pasar Mulai Ragukan Risiko Defisit

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.