Indeks utama Amerika Serikat dibuka dengan sentimen optimistis di awal sesi Rabu, setelah dirilisnya data PPI dan produksi industri untuk bulan Juni. US500 naik 0,18% ke 6.290 poin, US2000 menguat 0,58%, sementara US100 turun tipis 0,15%.
- Inflasi produsen tetap stabil secara bulanan, didukung oleh penurunan harga layanan.
- Produksi industri AS naik lebih tinggi dari ekspektasi bulan lalu, didorong lonjakan output utilitas dan kenaikan moderat di sektor manufaktur.
- Partai Republik di DPR melanjutkan upaya meloloskan regulasi kripto setelah Donald Trump berhasil meyakinkan kelompok konservatif untuk mendukung paket regulasi tersebut.
- Permohonan hipotek di AS turun ke level terendah sejak akhir Mei, dengan rata-rata suku bunga hipotek 30 tahun naik 5 basis poin ke 6,82%.
Pasar Saham AS Memulai Sesi dengan Performa Campuran, Modal Berangsur Pindah ke Saham Small-Cap. Sumber: xStation 5
US2000
Indeks saham berkapitalisasi kecil ini mengungguli indeks utama AS hari ini, naik 0,70% ke 2.227 poin. Namun, saham-saham ini masih tergolong undervalued dibandingkan saham kapitalisasi besar. US2000 masih belum mampu menembus kembali level all-time high November 2021 di 2.460 poin.
Sumber: xStation 5
Highlight Saham
Global Payments (GPN.US) melonjak 4,30% setelah kabar bahwa Elliott Management, investor aktivis, mengambil porsi saham besar, meningkatkan ekspektasi akan adanya perubahan strategi atau tekanan terhadap manajemen, meskipun belum ada tuntutan spesifik yang diumumkan.
ASML Holding (ASML) turun 10,50% meskipun membukukan pertumbuhan pendapatan Q2 sebesar +23% YoY, karena CEO memperingatkan adanya ketidakpastian makro dan geopolitik yang dapat mengaburkan prospek 2026, walaupun panduan 2025 tetap dipertahankan.
Daily Summary: Indeks saham AS menguat setelah data PPI
Oracle Amankan Energi AI
Novo Nordisk mengumumkan kemitraan strategis dengan OpenAI🧬🤖
Wells Fargo Q1 2026: Pertumbuhan laba menutupi penurunan kualitas earnings
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.