Baca selengkapnya
16.30 · 20 Mei 2026

China Larang RTX 5090D Nvidia di Tengah Perang AI

Terlepas dari upaya keras Jensen Huang, termasuk melakukan perjalanan ke China bersama Donald Trump untuk menegosiasikan pelonggaran pembatasan ekspor chip AI Amerika, semakin terlihat bahwa misi tersebut berakhir dengan kegagalan.

Huang tampaknya gagal mendapatkan konsesi apa pun, sementara Beijing kini mengirim salah satu sinyal paling jelas dalam beberapa bulan terakhir. Sektor teknologi China diperkirakan akan semakin bergantung pada solusi domestik dibanding semikonduktor asal Amerika.

Menurut laporan media terbaru, otoritas China telah menambahkan GPU gaming Nvidia RTX 5090D V2 ke dalam daftar produk terlarang.

Sekilas, langkah ini mungkin terlihat hanya menyasar pasar gaming, namun implikasinya jauh lebih besar. Chip tersebut tidak hanya digunakan oleh gamer, tetapi juga oleh sejumlah engineer AI dan perusahaan yang mengembangkan sistem kecerdasan buatan.

GPU ini memberikan akses ke arsitektur Blackwell milik Nvidia dan dipandang sebagian pasar sebagai celah untuk menghindari pembatasan ekspor AS.

Di sinilah ironi terbesar dari keseluruhan situasi mulai terlihat.

Washington selama berbulan-bulan berusaha membatasi akses China terhadap chip AI paling canggih di dunia, sementara Nvidia mencoba mencari kompromi dengan menciptakan versi produk yang telah diturunkan spesifikasinya khusus untuk pasar China.

Masalahnya, bahkan chip yang telah dibatasi tersebut tetap cukup kuat untuk mendukung pengembangan AI di China.

Kini Beijing tampaknya siap merespons dengan langkahnya sendiri, secara resmi membatasi akses perusahaan China terhadap hardware terbaru Nvidia sambil secara bersamaan mempromosikan alternatif domestik dari produsen lokal.

Waktu pengambilan keputusan ini juga sangat simbolis. Laporan mengenai RTX 5090D V2 yang masuk daftar larangan muncul bersamaan dengan kunjungan Donald Trump dan Jensen Huang ke China.

Sulit untuk tidak melihatnya sebagai pernyataan politik sekaligus demonstrasi kekuatan dari Beijing. China sedang mengirim sinyal bahwa mereka tidak lagi ingin bergantung pada pemasok teknologi Amerika dan siap mempercepat pengembangan ekosistem AI mereka sendiri.

Bagi Nvidia, isu ini sangat signifikan karena China selama ini menjadi salah satu sumber permintaan terbesar perusahaan untuk hardware AI canggih.

Jika Beijing benar-benar mulai membatasi chip Nvidia secara administratif sambil memprioritaskan solusi domestik, hal tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan hilangnya sebagian pasar China secara permanen bagi raksasa teknologi AS tersebut.

Inilah alasan mengapa pasar akan mengamati laporan keuangan kuartalan Nvidia hari ini dengan perhatian yang jauh lebih besar dibanding biasanya.

Ekspektasi pasar tetap sangat tinggi, valuasi perusahaan sangat mahal, dan investor telah berbulan-bulan mem-price in skenario pertumbuhan AI yang nyaris sempurna.

Masalahnya, pada skala Nvidia saat ini, retakan sekecil apa pun dalam narasi permintaan AI tanpa batas dapat dengan cepat terlihat oleh pasar.

Sumber: xStation5

20 Mei 2026, 19.20

Saham Chip dan AI Rebound Jelang Earnings Nvidia

20 Mei 2026, 18.24

Micron Melonjak Jelang Earnings Nvidia

20 Mei 2026, 17.21

US100 Rebound Jelang Earnings Nvidia

20 Mei 2026, 14.48

China Pesan 200 Boeing, Saham Malah Turun 7%

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.