Baca selengkapnya
15.40 · 15 September 2025

China Selidiki Nvidia, US100 Melemah karena Kekhawatiran Antitrust

Laporan dari China menunjukkan bahwa otoritas setempat terus melanjutkan investigasi antitrust terhadap Nvidia, dengan temuan bahwa raksasa chip asal AS tersebut bersalah atas praktik monopoli pasar. Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR) meluncurkan penyelidikan terhadap Nvidia dengan dugaan memonopoli pasar dan mendiskriminasi perusahaan China, khususnya terkait akuisisi Mellanox Technologies pada tahun 2020.

Investigasi yang sedang berlangsung ini menambah keraguan terhadap pendapatan Nvidia dari China. Perusahaan baru-baru ini menyatakan dalam laporan bahwa mereka tidak akan mempublikasikan data penjualan China untuk kuartal-kuartal mendatang karena ketidakpastian yang signifikan. Awal tahun ini, investor sempat bereaksi positif terhadap laporan bahwa perusahaan teknologi seperti Nvidia akan diberi izin mengekspor produk teknologi tinggi ke China dengan imbalan pajak 15 persen atas penjualan ke anggaran federal negara tersebut.

Penjualan Nvidia di China telah turun tajam, dari 26 persen menjadi sekitar 17 persen dari total pendapatan, menyusul diberlakukannya pembatasan ekspor oleh AS. Namun, tantangan utama kini justru datang dari China sendiri, termasuk investigasi antitrust yang sedang berlangsung serta dorongan untuk produksi chip domestik, seperti yang dilakukan oleh Alibaba. Saham Nvidia turun 2 persen pada perdagangan pra-pasar, sementara Nasdaq 100 (US100) terkoreksi sekitar 75 poin setelah kabar tersebut.

 

 

11 Mei 2026, 23.00

Apakah OpenAI akan membantu perusahaan mengimplementasikan AI?

11 Mei 2026, 20.39

US Open: Reli AI Lawan Tekanan Geopolitik

11 Mei 2026, 20.12

Intel Berusaha Bangkit di Tengah Persaingan AI

11 Mei 2026, 18.13

Kenaikan Harga Komoditas Menekan Penguatan di Eropa

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.