-
Indeks saham AS diperkirakan menutup sesi dengan pergerakan yang relatif sejalan dengan pembukaan. US100 masih berada di bawah tekanan dan turun 0.70%, US500 melemah tipis 0.10%, sementara US2000 justru mencatatkan kinerja terbaik dengan kenaikan 1.10%.
-
Dolar AS tetap menjadi mata uang terkuat hari ini. USDIDX naik 0.20%, sementara EURUSD turun 0.25%, mencerminkan arus modal yang masih condong ke aset berbasis dolar.
-
Penggerak utama pasar hari ini adalah pernyataan Presiden Donald Trump yang menyerukan peningkatan signifikan belanja pertahanan AS hingga USD 1.5 triliun. Selain itu, pemerintah juga mendorong pembatasan dividen dan buyback di kontraktor pertahanan besar hingga perusahaan meningkatkan investasi pada kapasitas produksi dan riset & pengembangan (R&D).
-
Investor terlihat mengambil untung di sektor teknologi setelah reli sebelumnya. Di saat yang sama, klaim pengangguran mingguan yang lebih rendah dari perkiraan serta sinyal makro yang beragam membuat pelaku pasar lebih berhati-hati menjelang rilis data pasar tenaga kerja AS yang krusial pada hari berikutnya.
-
Defisit perdagangan AS kembali menyempit secara signifikan. Neraca perdagangan tercatat −USD 29.4 miliar, jauh lebih rendah dari ekspektasi −USD 58.1 miliar dan lebih baik dibandingkan periode sebelumnya −USD 48.1 miliar. Perbaikan ini didorong oleh penurunan impor (efek tertunda dari tarif) serta kenaikan ekspor, yang terbantu oleh pelemahan dolar sebelumnya.
-
Initial jobless claims tetap rendah. Laporan terbaru menunjukkan klaim naik tipis ke 208 ribu, masih lebih baik dari ekspektasi 213 ribu, meski lebih tinggi dibandingkan minggu sebelumnya 199 ribu.
-
Survei New York Fed – Consumer Expectations untuk Desember menunjukkan kenaikan ekspektasi inflasi jangka pendek, sementara pandangan jangka menengah dan panjang tetap relatif stabil. Ekspektasi inflasi satu tahun naik ke 3.4% (dari 3.2%), sementara ekspektasi tiga dan lima tahun bertahan di 3.0%.
-
Saham Alphabet (GOOG) menguat 1.9% setelah menyalip Apple dan menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia untuk pertama kalinya sejak 2019. Hal ini menegaskan posisi Alphabet sebagai pemimpin di bidang kecerdasan buatan (AI).
-
Dana pasif yang mengelola lebih dari USD 100 miliar mulai melakukan rebalancing di awal Januari 2026, mengikuti panduan indeks terbaru dari Bloomberg Commodity Index (BCOM) dan S&P GSCI. Proses ini biasanya menjadi katalis peningkatan volatilitas di pasar komoditas.
-
Di pasar logam mulia, emas masih menunjukkan ketahanan sentimen (turun hanya 0.04%). Sebaliknya, sentimen terhadap perak melemah tajam (turun lebih dari 3.40%), seiring arus keluar dari ETF berbasis perak dan meningkatnya posisi spekulatif ke arah penurunan.
-
Pasar kripto sempat melemah di awal sesi, namun pembeli berhasil memangkas sebagian kerugian menjelang penutupan. Bitcoin ditutup sedikit lebih rendah (−0.05%) di sekitar USD 91,200.
Morning wrap (09.01.2026)
Kalender Ekonomi: Klaim Pengangguran AS & Data Challenger Jadi Sorotan
Morning Wrap (08.01.2026)
Daily summary: Saham Alphabet Dukung Sentimen Wall Street 🗽Minyak, Logam Mulia & Kripto Turun