-
Pasar saham Amerika berusaha mengoreksi pelemahan jelang laporan keuangan Nvidia, namun setelah awal yang kuat, momentum cepat memudar. Pada awal sesi, kontrak berjangka NASDAQ100 sempat naik lebih dari 1.7%, tetapi seiring berjalannya waktu penguatan menyusut menjadi hanya 0.5%. Pergerakan serupa terlihat pada S&P500 dan Russell2000, yang juga berakhir dengan kenaikan sekitar 0.5%. Dow Jones tampil lebih lemah dengan kenaikan terbatas sekitar 0.2%.
-
Investor di AS dan seluruh dunia menahan napas menunggu dua publikasi penting. Nvidia akan merilis earnings setelah sesi ditutup. Raksasa AI dan komponen ini berada di pusat perhatian, dan hasil perusahaan akan sangat menentukan apakah valuasi tinggi sektor teknologi dan AI masih dapat dibenarkan. Bahkan sedikit kekecewaan dapat memicu koreksi signifikan.
-
Risalah FOMC dari pertemuan terakhir juga akan dipublikasikan hari ini. Pasar meyakini bahwa jalur pemangkasan suku bunga untuk beberapa bulan ke depan sebagian besar telah diperhitungkan, termasuk penerimaan terhadap tidak adanya pemangkasan suku Desember. Namun, komentar tak terduga atau perubahan sikap The Fed bisa memaksa pasar menyesuaikan valuasi dan ekspektasi.
-
Data perdagangan dan minyak dari AS juga mengalir masuk. Defisit perdagangan menurun perlahan tetapi konsisten sejak pertengahan tahun, setelah sebelumnya melonjak tajam pada awal masa jabatan terbaru Donald Trump. Persediaan minyak turun jauh melampaui ekspektasi, tetapi persediaan bensin justru naik secara tak terduga.
-
Alphabet merilis model AI terbarunya, yang memberikan kejutan positif bagi investor dan analis. Harga saham perusahaan naik sekitar 3%.
-
Sentimen campuran terlihat pada sesi Eropa, di mana optimisme terhadap AI tidak sebesar di AS. Sentimen pasar relatif seimbang. Bursa di Inggris dan Italia turun sekitar 0.5%. CAC40 bergerak mendatar di sekitar level pembukaan. DAX berkinerja lebih baik dengan kenaikan 0.2%. Pemimpin pertumbuhan adalah WIG20, yang naik hampir 2%.
-
Di Inggris, inflasi kembali meningkat meskipun pertumbuhan ekonomi nyaris tidak ada. CPI naik 0.4% secara bulanan.
-
Di pasar komoditas pertanian, pasokan meningkat. Harga Kakao turun lebih dari 5%, sementara Kopi dan Kedelai masing-masing turun sekitar 2%.
-
Pada segmen energi, minyak turun lebih dari 2%, terutama menjelang rilis data persediaan minyak AS. NATGAS, sebaliknya, naik lebih dari 4%.
-
Pasar logam mulia relatif stabil. Emas naik hampir 0.5%. Platinum dan Perak masing-masing menguat 1.5% dan 1%.
-
Pasar crypto kembali tertekan. Pasar yang lebih luas mencatat hari penurunan signifikan lainnya. Bitcoin turun di bawah USD 90.000 untuk pertama kali sejak Mei, kehilangan lebih dari 4% hari ini. Ethereum lebih lemah lagi, turun 7% ke level USD 2.880.
-
Di pasar mata uang, dolar mendominasi hari ini, menguat terhadap sebagian besar pasangan mayor. Penguatan terbesar terjadi terhadap Yen, yang melemah 0.8%, disusul Poundsterling yang turun 0.5%. EUR/USD melemah sekitar 0.2%. Di antara mata uang minor, dolar Selandia Baru dan dolar Australia melemah signifikan, masing-masing turun 1% dan 0.6%.
Daily Summary: Silver Anjlok 9%, Wall Street Tertekan
Morning Wrap (12.02.2026)
Daily Summary: NFP Kuat Tunda Rate Cut The Fed
US Open: Payrolls Kuat, Rate Cut Tertunda?