-
FOMC Minutes: Risalah rapat FOMC terbaru tidak memicu pergerakan tajam, namun bernuansa hawkish. Mayoritas anggota menekankan kekhawatiran pada inflasi, lebih daripada kondisi pasar tenaga kerja. Catatan ini dibuat
-
US Dollar: Dolar AS sedikit menguat usai risalah FOMC. Namun arah kebijakan Fed akan lebih jelas pada pidato Powell di Jackson Hole, Jumat ini.
-
US Equities: Wall Street lanjut melemah. US100 turun 1,1%, sedangkan US500 terkoreksi 0,65%, menandai hari kedua penurunan tajam.
-
European Equities: Indeks DE40 Jerman turun 0,45% di tengah sentimen negatif. Sektor pertahanan tertekan karena potensi negosiasi damai Ukraina dapat mengurangi pesanan militer.
-
Asian Markets: Shanghai Composite menguat, sementara Nikkei 225 jatuh 1,5%. PBoC mempertahankan suku bunga pinjaman 1-tahun di 3,0% dan 5-tahun di 3,5%.
-
RBNZ Decision: Reserve Bank of New Zealand memangkas bunga ke 3,0% dengan sinyal dovish untuk pemangkasan lanjutan. NZD melemah 1% terhadap USD. Keputusan ini tidak bulat, dengan 4 anggota mendukung dan 2 menolak.
-
UK Inflation: CPI Inggris naik 3,8% YoY, di atas ekspektasi. Inflasi jasa bahkan mencapai 5%. Meski peluang pemangkasan bunga berkurang, GBP justru melemah terhadap USD.
-
Eurozone Inflation: Inflasi akhir zona euro dikonfirmasi di 2,0% YoY, sesuai ekspektasi. Secara bulanan, inflasi tidak berubah.
-
US Politics: Donald Trump mendesak anggota Fed Lisa Cook mundur terkait tuduhan fraud properti. Jika terjadi, Trump berpotensi menunjuk anggota baru yang lebih sejalan dengan kebijakannya.
-
Oil Markets: Harga minyak mencoba rebound. Data DOE menunjukkan persediaan minyak AS turun 6 juta barel (vs ekspektasi -0,8 juta). Persediaan bensin juga turun 2,7 juta barel, namun distillate naik lebih tinggi dari perkiraan.
-
Retail Earnings: Target (TGT.US): laba mengalahkan ekspektasi, tapi penjualan masih lesu → saham turun >7%. Lowe’s (LOW.US): kinerja lebih baik, saham naik tipis 0,5% meski jauh di bawah level tertinggi sesi.
-
Estée Lauder: Saham turun usai proyeksi laba 2025 mengecewakan. Perusahaan menghadapi lemahnya permintaan di pasar utama AS & China.
-
Riksbank: Bank sentral Swedia menahan suku bunga di 2%, namun membuka opsi pemangkasan lebih lanjut tahun ini bila inflasi melunak.
Morning Wrap (13.02.2026)
Daily Summary: Silver Anjlok 9%, Wall Street Tertekan
Morning Wrap (12.02.2026)
Daily Summary: NFP Kuat Tunda Rate Cut The Fed