00.54 · 26 September 2026

Daily summary: Wall Street Tetap Naik Meski Yield Tembus 5%

Sekitar tiga jam sebelum penutupan pasar AS, S&P 500 dan Nasdaq 100 naik sekitar 0,5%, meskipun yield Treasury bergerak ke level yang tidak terlihat dalam hampir 20 tahun.

Durable goods orders AS tidak berubah, sementara pasar memperkirakan penurunan 0,3%. Angka sebelumnya berada di 1,1%, menunjukkan perlambatan yang cukup jelas pada momentum pesanan.

  • Core durable goods orders naik 0,3%, jauh di bawah konsensus 0,6% dan sedikit lebih lemah dari kenaikan sebelumnya sebesar 0,4%. Data ini menunjukkan pelemahan moderat pada permintaan investasi setelah komponen paling volatil dikeluarkan.
  • Data final University of Michigan bergerak mixed tetapi secara keseluruhan sedikit lebih baik dari ekspektasi. Consumer sentiment naik menjadi 48,1, expectations index menjadi 46,3, sementara current conditions index tercatat 50,9. Ekspektasi inflasi satu tahun berada di 4,6%, sementara ekspektasi lima tahun tetap di 3,4%.
  • Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup dan pembicaraan nuklir dengan AS tidak akan dilanjutkan hingga persyaratan Tehran dipenuhi. Meski retorikanya keras, harga minyak justru turun ke sekitar US$96 per barel dari level di atas US$100.
  • Tekanan pada minyak datang dari laporan bahwa ahli teknis telah bergabung dalam pembicaraan, yang dapat menandakan negosiasi mulai bergerak ke pembahasan yang lebih detail. Suasana pembicaraan disebut semakin konstruktif, meski belum ada terobosan atau kesepakatan final.
  • Yield US Treasury naik ke level tertinggi dalam hampir dua dekade. Yield 10 tahun berada di atas 5,2%, sementara yield 5 tahun menembus 5% untuk pertama kalinya sejak 2007.
  • Kenaikan yield terutama didorong oleh harga energi tinggi dan risiko inflasi persisten, data ekonomi AS yang lebih kuat dari ekspektasi, serta meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed dapat melanjutkan pengetatan kebijakan.
  • Tekanan tambahan datang dari lelang Treasury 5 tahun yang lebih lemah. Hal ini menunjukkan investor meminta risk premium yang lebih tinggi. Dampaknya, biaya pembiayaan di seluruh ekonomi meningkat dan valuasi aset yang sensitif terhadap suku bunga ikut mendapat tekanan.
  • Di pasar AS, Synopsys naik sekitar 2%, meski telah kehilangan sebagian besar kenaikan awal setelah HSBC menaikkan rating dari “Hold” menjadi “Buy” dan meningkatkan target harga dari US$490 menjadi US$700, tertinggi di Wall Street. HSBC memperkirakan EPS FY2027 sebesar US$20,01, sekitar 13% di atas konsensus, didukung pertumbuhan earnings yang lebih cepat, kontribusi royalty revenue yang lebih besar, dan meningkatnya permintaan tools EDA terkait AI.
  • Hasil terbaru mendukung outlook yang lebih optimistis. Pada Q3 fiskal, Synopsys mengalahkan ekspektasi EPS dan revenue serta menaikkan guidance setahun penuh. Baird, Morgan Stanley, dan Benchmark juga memberikan pandangan positif, meski valuasi tinggi membuat kenaikan berikutnya sangat bergantung pada pertumbuhan earnings dan keberhasilan integrasi Ansys.
  • Trump menggambarkan pertemuannya dengan Xi Jinping sebagai “pertemuan persahabatan, kekuatan, dan kesuksesan” dan mengatakan pembicaraan berikutnya akan berlangsung di China pada November. Trump juga dilaporkan meminta Xi agar Beijing menghentikan dukungan terhadap Tehran dalam konfrontasinya dengan Amerika Serikat.
26 September 2026, 00.03

Minyak Turun saat Negosiasi AS-Iran Berlanjut

25 September 2026, 23.56

Saham Pertahanan Mulai Kehilangan Momentum

25 September 2026, 21.45

Yield AS Tembus 5,22%, TNOTE Kembali Tertekan

25 September 2026, 20.57

US Open: Wall Street Naik, Synopsys Melesat Usai Re-rating

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.