Departemen Perdagangan AS dalam waktu dekat akan mengizinkan chip H200 milik Nvidia Corp diekspor ke Tiongkok, menurut laporan media Semafor pada Senin yang mengutip seseorang yang mengetahui rencana tersebut (sumber: Reuters).
Kenaikan saham Nvidia (NVDA.US) semakin cepat setelah laporan tersebut tersebar melalui Reuters. Saham saat ini naik sekitar 3 persen meskipun sempat melemah pada awal sesi perdagangan.
Kabar ini muncul hanya tiga hari setelah pengajuan rancangan undang-undang bipartisan di Senat AS, Secure and Feasible Exports Chips Act, yang akan memblokir Nvidia dari menjual chip AI tercanggihnya (H200 dan Blackwell) ke Tiongkok selama 30 bulan, dengan tujuan membatasi akses Beijing terhadap teknologi AI mutakhir.
Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu. Sumber: xStation5
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagaian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Microsoft Tertekan Usai TCI Pangkas Posisi Besar
Cloudflare: hasil kuat, outlook lemah, dan reaksi pasar yang menyakitkan
Wall Street naik didukung earnings kuat dan data NFP AS yang solid.
US Open: Wall Street Naik Jelang Data NFP AS
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.