15.35 · 3 November 2026

Emas Gagal Rebound! Ada Apa di Pasar?

Harga emas turun hampir 1% pada perdagangan Selasa hingga berada di bawah US$3.010 per troy ounce, meskipun sempat rebound lebih dari 2% pada Senin. Logam mulia ini masih menghadapi tekanan setelah menyentuh level terendah dalam satu tahun pada Jumat. Upaya pemulihan harga terus terhambat oleh kenaikan kembali harga energi, kekhawatiran terhadap inflasi yang tetap tinggi, dan konsekuensinya, prospek suku bunga yang lebih tinggi di Amerika Serikat serta negara-negara ekonomi utama lainnya.

  • Harga minyak kembali meningkat hari ini menyusul laporan serangan militer AS terhadap Pulau Qeshm di Iran. Tekanan jual tidak hanya terjadi pada emas, tetapi juga meluas ke logam mulia lainnya. Harga perak turun hingga 3% menjadi US$49 per troy ounce, sementara platinum melemah 1,3% ke US$1.430 dan paladium turun 2,3% menjadi sekitar US$945.
  • Laporan mengenai dimulainya kembali operasi militer AS terhadap Iran meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik yang telah berlangsung selama delapan bulan serta potensi gangguan tambahan terhadap pasokan minyak dari Timur Tengah. Kembalinya premi risiko geopolitik (geopolitical risk premium) pada harga minyak memperumit prospek penurunan inflasi (disinflasi) dan dapat membatasi ruang Federal Reserve untuk melonggarkan kebijakan moneternya.
  • Investor saat ini memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Desember sebesar 73%, berdasarkan data CME FedWatch. Harga minyak yang tetap tinggi meningkatkan risiko inflasi yang sulit turun (sticky inflation) dan memperpanjang periode kebijakan moneter ketat di AS. Kondisi tersebut meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) memegang emas, karena logam mulia ini tidak memberikan pendapatan bunga atau imbal hasil berkala.
  • Pemilu paruh waktu Kongres AS yang berlangsung hari ini menjadi sumber ketidakpastian tambahan bagi pasar keuangan. Tim Waterer menilai bahwa kemenangan Partai Demokrat di kedua kamar Kongres dapat meningkatkan tekanan regulasi terhadap sektor teknologi dan mempersulit ekspansi lebih lanjut infrastruktur data center AI.
  • World Gold Council (WGC) tetap menyoroti adanya dukungan struktural terhadap permintaan investasi emas. Faktor utamanya mencakup arus dana masuk yang kuat ke ETF emas berbasis fisik (physically backed gold ETFs), permintaan emas batangan fisik yang tetap tangguh, serta pembelian emas secara berkelanjutan oleh bank sentral.

Grafik GOLD (Timeframe D1)

Harga emas diperdagangkan sekitar 10% di bawah Exponential Moving Average 200 hari (EMA200, garis merah), sementara RSI di level 34 menunjukkan bahwa pasar mulai mendekati wilayah jenuh jual (oversold). Laporan JOLTS Job Openings AS dan data pesanan pabrik (factory orders), yang keduanya dijadwalkan dirilis hari ini pada pukul 15.00 GMT, juga berpotensi memicu volatilitas harga emas. Level US$4.000 per troy ounce tetap menjadi resistance psikologis penting, sementara support terdekat berada di sekitar US$3.875.

Sumber: xStation5

2 November 2026, 22.02

US Open: Wall Street Reli, Minyak Anjlok 6%, Saham AI Tertekan!

2 November 2026, 17.31

Harga Minyak Anjlok 3,5%! Trump Redam Konflik Iran?

2 November 2026, 13.40

Kalender Ekonomi: Earnings Apple & Palantir, Nasdaq Siap Bergejolak?

2 November 2026, 13.22

Market Wrap: Nasdaq Rebound, Minyak Anjlok 3% Jelang Pemilu AS!

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.