Bank of America's October Fund Manager Survey menunjukkan optimisme fund manager turun ke level terendah sejak Juni, meskipun investor masih relatif positif terhadap outlook makroekonomi dan pasar finansial.
-
Menurut fund manager yang disurvei, tail risk terbesar bagi pasar finansial adalah kenaikan bond yield yang tidak terkendali, disusul risiko pecahnya speculative bubble yang berkaitan dengan AI.
-
Pesimisme terhadap arah bond yield berada di level terendah sejak Mei 2025. Secara net, hanya 1% responden yang memperkirakan long-term interest rates akan naik.
-
Investor yang disurvei menyebut kenaikan US Treasury yield 10 tahun ke 5,9% dapat menjadi level yang mendorong mereka memindahkan modal dari saham menuju obligasi.
Sementara itu, NFIB Small Business Optimism Index AS turun menjadi 97,9 poin, dibandingkan ekspektasi 98,2 dan angka sebelumnya 98,7.
Data tersebut menunjukkan pelemahan moderat dalam sentimen bisnis kecil AS, dengan hasil sedikit di bawah perkiraan pasar.
Meski demikian, futures S&P 500 (US500) masih mempertahankan kenaikan terbaru dan diperdagangkan di sekitar level 7.900 poin.
Sumber: xStation
US Open: Wall Street Reli, Minyak Anjlok 6%, Saham AI Tertekan!
Laba S&P 500 Melonjak 30%! Era Dominasi Magnificent Seven Berakhir?
Market Wrap: Nasdaq Rebound, Minyak Anjlok 3% Jelang Pemilu AS!
US Open: Intel Anjlok 29%, Nasdaq Tertekan Aksi Jual AI!
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.