PCE (Personal Consumption Expenditures / Pengeluaran Konsumsi Pribadi):
-
Belanja Pribadi AS (MoM): 0,5% (perkiraan: 0,6%, sebelumnya: 0,9%)
-
Inflasi PCE (MoM): 0,5% (perkiraan: 0,5%, sebelumnya: 0,3%)
-
Inflasi PCE Inti (MoM): 0,3% (perkiraan: 0,3%, sebelumnya: 0,2%)
-
Inflasi PCE (YoY): 3,6% (perkiraan: 3,6%, sebelumnya: 3,4%)
-
Inflasi PCE Inti (YoY): 3,1% (perkiraan: 3,1%, sebelumnya: 3,1%)
-
Pendapatan Pribadi AS (MoM): 0,2% (perkiraan: 0,3%, sebelumnya: 0,2%)
Mengapa Data Ini Penting:
PCE (Personal Consumption Expenditures) mengukur perubahan pengeluaran konsumsi masyarakat dan merupakan salah satu indikator utama inflasi Amerika Serikat. Indeks PCE Inti (Core PCE), yang mengecualikan harga makanan dan energi, mencerminkan inflasi inti dan menjadi indikator yang dipantau secara ketat oleh Federal Reserve (The Fed) dalam menentukan kebijakan suku bunga. Peningkatan belanja konsumen menunjukkan permintaan ekonomi yang kuat, sedangkan penurunan atau stabilisasi pengeluaran dapat mengindikasikan pertumbuhan yang lebih moderat dan berkurangnya tekanan inflasi.
GDP (Gross Domestic Product / Produk Domestik Bruto):
-
GDP AS (Annualized, Estimasi Awal): 3,4% (sebelumnya: 2,2%)
-
Konsumsi Pribadi (Annualized): 3,8% (sebelumnya: 3,8%)
-
GDP Deflator (QoQ): 2,2% (sebelumnya: 6,1%)
-
PCE Inti (QoQ): 2,5% (sebelumnya: 3,3%)
Mengapa Data Ini Penting:
GDP mengukur pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat, sementara konsumsi pribadi mencerminkan kekuatan permintaan konsumen. GDP Deflator dan PCE Inti digunakan untuk memantau perkembangan inflasi, dengan PCE Inti menjadi salah satu indikator yang mendapat perhatian khusus dari The Fed. Pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dapat mendukung penguatan dolar AS dan berpotensi menunda pemangkasan suku bunga. Sebaliknya, meredanya tekanan inflasi dapat mendukung pelonggaran kebijakan moneter dan mendorong penurunan yield obligasi Treasury AS.
Kalender Ekonomi: PCE AS, GDP, dan Earnings Amazon
Market Wrap: Saham AI Tertekan, Fed Jadi Sorotan
FOMC: Fed Tahan Bunga, Dolar AS Melemah
Daily Summary: Fed Dovish, Oracle Meroket 11%!
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.