Kalender ekonomi hari ini tergolong padat dan sangat berfokus pada Amerika Serikat, dengan data penjualan ritel Januari menjadi sorotan utama. Agenda laporan keuangan relatif ringan. Di antara nama besar, Coca-Cola akan merilis laporan keuangan kuartal IV sebelum pembukaan pasar, sementara Ford melaporkan kinerja setelah penutupan bursa.
Kalender Makro
06:00 GMT – Norwegia:
Inflasi CPI: 3.4% vs 3.0% perkiraan dan 3.2% sebelumnya
10:00 GMT – AS:
NFIB Small Business Optimism Index: 99.8 perkiraan vs 99.5 sebelumnya
12:15 GMT – AS:
Laporan ADP Employment: 7.75 ribu sebelumnya
12:30 GMT – AS:
Penjualan Ritel Januari: 0.4% perkiraan vs 0.6% sebelumnya
Penjualan ritel inti: 0.4% perkiraan vs 0.5% sebelumnya
12:30 GMT – AS:
Data harga terkait perdagangan
-
Harga impor: 0.1% perkiraan vs 0.4% sebelumnya
-
Harga ekspor: 0.8% perkiraan vs 0.8% sebelumnya
-
Indeks harga ekspor: 0.1% vs 0.5% sebelumnya
12:55 GMT – AS:
Redbook (indeks penjualan jaringan ritel besar): 6.7% y/y sebelumnya
14:00 GMT – AS:
Persediaan bisnis: 0.2% perkiraan vs 0.3% sebelumnya
15:00 GMT – AS:
USDA WASDE (proyeksi suplai dan permintaan)
20:30 GMT – AS:
API data persediaan minyak mingguan
Perkiraan: minyak mentah -11.1 juta barel, bensin -415 ribu barel
Pidato Pejabat The Fed
-
18:00 – Fed: Hammack
-
19:00 – Fed: Logan
Laporan Keuangan
-
Coca-Cola (sebelum pasar buka)
-
Ford (setelah pasar tutup)
EURUSD (Timeframe H1)
EURUSD diperdagangkan di atas level Fibonacci retracement 38.2%, sementara indikator momentum menunjukkan pendinginan setelah fase konsolidasi terakhir.

Sumber: xStation5
Harga Minyak Turun, Risiko Hormuz Masih Membayangi
Kalender Ekonomi: Nasdaq All Time High Meski Risiko Inflasi Naik
Market Wrap: Harga Minyak Turun di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Daily Summary: Nasdaq Tembus 30.000 Saat Saham AI dan Chip Reli
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.