Investor Fokus pada Sektor Jasa, ISM AS Jadi Sorotan
- Pada hari Senin, perhatian investor tertuju pada data sektor jasa, yang masih menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi global.
- Sesi Asia berlangsung relatif tenang, dengan rilis data kepercayaan konsumen Jepang (35,4 poin vs perkiraan 35,3 poin) serta indikator harga dari Australia dan Selandia Baru.
- Di latar belakang, ketegangan geopolitik masih membayangi, termasuk laporan serangan Rusia terhadap infrastruktur pelabuhan di wilayah Odesa dan ancaman dari Iran yang memicu evakuasi pesawat pengebom B-1 milik AS dari pangkalan di Inggris.
- Pemicu volatilitas utama akan datang pada sore hari melalui rilis indeks ISM Services AS (16:00), yang akan memberi gambaran soal laju pengetatan atau pelonggaran kebijakan Federal Reserve.
- Di China, hari ini merupakan hari libur bank, sehingga membatasi likuiditas secara keseluruhan di pasar Asia.
Pasar yang Perlu Diperhatikan
- Crude Oil (WTI/Brent) — pasar komoditas menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik di sekitar pelabuhan Laut Hitam dan meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah.
Kalender Makroekonomi (CET)
- Sepanjang hari China - Libur bank
- 15:45 AS - Final Services PMI. Konsensus: 58,7. Sebelumnya: 58,7.
- 16:00 AS - ISM Services Index. Konsensus: 55,1. Sebelumnya: 55,4.
Analisis Teknikal: Brent

Brent saat ini diperdagangkan di sekitar US$101,70, berada dalam fase koreksi yang jelas setelah gagal menembus resistance kuat di area $110–$114, zona yang sudah dua kali memantulkan harga, pertama pada Mei lalu dan kemudian pada September.
Meski terjadi tekanan turun ini, tren yang lebih luas masih tetap bullish. Harga masih bertahan di atas MA20 dan MA200, yang secara teknikal menjaga struktur bullish dalam horizon yang lebih panjang.
Namun dalam jangka pendek, level kunci berada di retracement Fibonacci $102,87. Harga kini sudah berada di bawah level tersebut, melemahkan momentum beli dan membuka ruang menuju support berikutnya di sekitar $94,8, yang bertepatan dengan MA50.
Hanya jika area ini berhasil dipertahankan, pasar akan memiliki fondasi yang cukup kuat untuk kembali mencoba menyerang resistance di $110–$114. Jika level ini ditembus ke bawah, koreksi berisiko berlanjut menuju area $90.
Silver Bukan Cuma Gold Versi Murah
🎁 Trading Gold, dapatkan reward hingga $100
Market Wrap: Wall Street Menguat, AI dan The Fed Jadi Fokus Pasar
WTI Anjlok Hampir 5%, Pelepasan Cadangan Tekan Minyak
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.