Kalender ekonomi pada hari Senin pasca libur tercatat lebih sepi dari biasanya. Hanya tiga rilis minor dari Amerika Serikat yang dijadwalkan hari ini, yaitu Pending Home Sales, indeks aktivitas manufaktur regional Dallas Fed, serta laporan bahan bakar dari EIA. Dengan kondisi tersebut, potensi volatilitas diperkirakan akan lebih terkonsentrasi pada pergerakan dolar AS atau komoditas energi. Secara keseluruhan, pasar diperkirakan tetap berhati-hati, mencerminkan ketegangan menjelang rilis risalah rapat FOMC yang dijadwalkan besok.
Kalender Ekonomi Hari Ini
- 11:00 GMT, Prancis – Jumlah pencari kerja terdaftar untuk November:
Sebelumnya: 3.150,8 ribu
- 15:00 GMT, Amerika Serikat – Pending Home Sales untuk November:
Perkiraan: 1,0% MoM; Sebelumnya: 1,9% MoM
- 15:00 GMT, Amerika Serikat – Indeks Pending Home Sales untuk November:
Sebelumnya: 76,3
- 15:30 GMT, Amerika Serikat – Indeks Aktivitas Manufaktur Dallas Fed untuk Desember:
Sebelumnya: -10,4
- 15:30 GMT, Amerika Serikat – Data EIA:
-
Persediaan minyak mentah: perkiraan -2,000 juta barel; sebelumnya -1,274 juta
-
Operasi kilang minyak mentah: sebelumnya 0,128 juta WoW
-
Impor minyak mentah: sebelumnya -0,719 juta
-
Persediaan minyak mentah Cushing: sebelumnya -0,742 juta
-
Produksi bahan bakar distilat: sebelumnya -0,228 juta
-
Persediaan distilat mingguan: perkiraan 0,500 juta; sebelumnya 1,712 juta
-
Produksi bensin: sebelumnya 0,033 juta
-
Stok minyak pemanas: sebelumnya 0,267 juta
-
Tingkat utilisasi kilang: sebelumnya 0,3% WoW
-
Persediaan bensin: perkiraan 1,100 juta; sebelumnya 4,808 juta
-
Daily Summary: Terobosan geopolitik memicu euforia pasar 🚀
Economic Calendar: Pasar Cenderung Konsolidasi Hari Ini
Daily Summary: Harga minyak naik, reli bullish di Wall Street berlanjut
Indeks AS Naik, Harga Minyak Menguat
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.