12.41 · 9 Oktober 2026

Market Wrap: Wall Street Melemah, Gold Tembus US$4.200

Pasar Saham

  • Indeks saham AS menutup sesi kemarin dalam tekanan, dengan Nasdaq turun lebih dari 1,2% dan S&P 500 melemah sekitar 0,5%.

  • Tekanan utama pasar berasal dari kekhawatiran terhadap kinerja OpenAI, setelah annualized revenue run rate perusahaan disebut berada di sekitar US$50 miliar, dibandingkan US$70 miliar yang sebelumnya diperkirakan sebagian pelaku pasar.

  • Kekecewaan terhadap estimasi OpenAI langsung menekan saham produsen chip dan perusahaan terkait energi, sekaligus mengurangi optimisme sebelumnya terhadap skala investasi lanjutan di sektor AI.

  • Donald Trump mengungkap bahwa pada Agustus ia membeli saham Nvidia senilai hingga US$1,6 juta dan menjual saham perusahaan yang sama senilai hingga US$1 juta. Informasi tersebut muncul pada hari ketika Presiden AS dijadwalkan memberikan National Medal of Science kepada CEO Nvidia Jensen Huang, sehingga memunculkan kekhawatiran mengenai potensi konflik kepentingan, terutama menjelang rencana regulasi pemerintah terhadap ekspor advanced chips.

  • Mayoritas bursa saham Asia mencatat kenaikan, mengabaikan kekhawatiran terkait revenue OpenAI. Hang Seng naik 1,2%, FTSE China 50 menguat 1,3%, dan S&P/ASX 200 Australia naik 0,6%.

  • Nikkei 225 Jepang menjadi pengecualian dengan turun sekitar 0,1%. Sementara itu, perdagangan di Korea Selatan ditutup karena hari libur nasional.

Geopolitik

  • Donald Trump mengumumkan bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu paruh waktu pada 3 November, dengan alasan adanya perkembangan positif dalam pembicaraan dengan Teheran.

  • Pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran terhadap eskalasi langsung, meski risiko geopolitik tetap tinggi karena blokade masih berlangsung dan ancaman terhadap jalur pelayaran di Selat Hormuz belum sepenuhnya hilang.

  • Menurut laporan media, militer AS tetap dalam status siaga penuh untuk menjalankan operasi singkat terhadap Iran dengan target fasilitas energi dan infrastruktur misil apabila mendapat perintah langsung dari Donald Trump.

  • Ketegangan kawasan juga tetap tinggi akibat pertempuran di Yaman dan serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap target di Saudi Arabia, sehingga terus menciptakan risiko bagi infrastruktur energi dan jalur pelayaran.

Makroekonomi

  • Data pasar tenaga kerja AS masih memberikan sinyal campuran. Initial jobless claims turun menjadi 197.000, tetap dekat level terendah dalam beberapa tahun. Angka ini menunjukkan tingkat PHK masih rendah, meski hiring mulai melambat.

  • The Federal Reserve masih mempertahankan fokus pada inflasi, dan tekanan harga yang bertahan membuat peluang kenaikan suku bunga lanjutan tetap terbuka, termasuk kemungkinan kenaikan pada Desember.

  • Belanja rumah tangga Jepang turun 3,1% YoY pada Agustus, mencatat penurunan selama sembilan bulan berturut-turut, meski hasilnya lebih baik dari ekspektasi pasar. Secara MoM, konsumsi hanya naik 0,1%, dibandingkan ekspektasi 0,5%. Data tersebut menunjukkan kenaikan real wages belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi demand, sehingga menambah dilema Bank of Japan terkait pengetatan moneter lebih lanjut.

Komoditas dan Precious Metals

  • Pernyataan Donald Trump mengenai Iran mendorong harga crude oil turun, setelah pasar mengurangi risk premium terkait kemungkinan serangan dalam waktu dekat.

  • Sentimen di pasar precious metals sangat kuat. Gold futures naik hampir 1,5% dan menembus US$4.200 per ounce.

  • Silver mencatat kenaikan lebih besar, melonjak lebih dari 2% ke sekitar US$60,5 per ounce.

 

9 Oktober 2026, 14.10

Oil Turun, Risiko Supply Belum Reda

9 Oktober 2026, 00.57

Daily Summary: Wall Street Terkoreksi, Oil dan Yield Tekan Sentimen Pasar

8 Oktober 2026, 23.41

Trump Tahan Serangan ke Iran, Harga Oil Langsung Turun

8 Oktober 2026, 22.08

Starbucks Incar Chipotle? Rumor M&A Dorong Saham CMG

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.