Merck & Co., raksasa farmasi global yang dikenal dengan obat onkologi dan vaksin, hari ini merilis laporan keuangan kuartal keempat 2025 serta panduan untuk 2026. Jika dirangkum dalam satu kata, hasilnya dapat disebut beragam. Perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan kuartalan yang solid berkat produk utama seperti Keytruda dan terapi baru untuk penyakit paru, namun di saat yang sama menghadapi tantangan besar pada vaksin Gardasil yang membebani proyeksi setahun penuh.
Pendapatan Q4 mencapai USD 16,4 miliar, naik 5% secara tahunan (y/y) dan melampaui ekspektasi analis sebesar USD 16,17 miliar. Laba per saham yang disesuaikan (Adjusted EPS) tercatat USD 2,04, sedikit di atas perkiraan USD 2,01. Sementara itu, GAAP EPS berada di USD 1,19, turun dari USD 1,48 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski hasil kuartalan tergolong kuat, panduan Merck untuk 2026 dinilai kurang memuaskan oleh pasar. Perusahaan memperkirakan pendapatan di kisaran USD 65,5–67 miliar dengan Adjusted EPS USD 5,00–5,15, dibandingkan ekspektasi analis sebesar USD 67,5 miliar dan EPS USD 5,27. Margin kotor diproyeksikan sekitar 82%, sedikit di atas ekspektasi pasar sebesar 81,8%.
Hasil Keuangan Utama Q4 2025
-
Total pendapatan: USD 16,40 miliar (+5% y/y, perkiraan: USD 16,17 miliar)
- Adjusted EPS: USD 2,04 (perkiraan: USD 2,01)
- GAAP EPS: USD 1,19 (turun dari USD 1,48 y/y)
- Keytruda: USD 8,37 miliar (+6,8% y/y, perkiraan: USD 8,24 miliar)
Panduan 2026
-
Pendapatan: USD 65,5–67 miliar (perkiraan: USD 67,5 miliar)
- Adjusted EPS: USD 5,00–5,15 (perkiraan: 5,27)
- Margin kotor: 82% (perkiraan: 81,8%)

Produk dan Segmen Utama
Hasil Q4 menunjukkan gambaran yang beragam untuk bisnis Merck:
Pendorong Pertumbuhan:
-
Keytruda: Penjualan naik 6,8% y/y menjadi USD 8,37 miliar, melampaui perkiraan USD 8,24 miliar
- Obat penyakit paru baru (Ohtuvayre/Winrevair): Kinerja kuat pasca akuisisi Verona Pharma
- Produk lain (Reblozyl, Lenvima, Bridion, Isentress): Penjualan sesuai atau sedikit di atas ekspektasi
- Kesehatan hewan: USD 1,51 miliar (+7,7% y/y), segmen non-farmasi yang stabil
Produk yang Tertekan:
-
Gardasil: Penjualan turun 33% y/y menjadi USD 1,03 miliar, tanpa rencana pengiriman ke China pada 2026
-
Lagevrio dan Lynparza: Penjualan di bawah ekspektasi
Strategi dan Prospek Pengembangan
Dari sisi strategi dan pengembangan, Merck terus berupaya mendiversifikasi portofolio dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan pasar, termasuk berakhirnya paten Keytruda di AS pada 2028. Perusahaan fokus memperluas portofolio onkologi, pulmonologi, dan antivirus, sekaligus melakukan inovasi pada produk yang sudah ada. Dalam konteks ini, Merck meningkatkan investasi di riset dan pengembangan (R&D) serta memperluas kapasitas produksi di AS, dengan rencana belanja modal dan R&D yang diproyeksikan melampaui USD 70 miliar. Selain itu, perusahaan mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS terkait tarif impor, di mana produk akan disalurkan melalui program “direct-to-patient” sebagai imbalan atas penundaan tarif selama tiga tahun.
Panduan 2026 Merck mengindikasikan pertumbuhan pendapatan dan laba yang moderat, sembari menjaga stabilitas di segmen bisnis utama. Kinerja kuat Keytruda dan obat penyakit paru baru, dikombinasikan dengan investasi pengembangan produk dan optimalisasi portofolio, menempatkan Merck pada posisi yang relatif solid untuk menghadapi persaingan generik di masa depan dan mempertahankan jejak strategisnya di industri farmasi global.

Kesimpulan
-
Merck mempertahankan posisi yang stabil di sektor farmasi, dengan fondasi kuat di segmen onkologi, pulmonologi, dan obat spesialis.
-
Hasil Q4 menunjukkan pertumbuhan di area kunci yang sebagian diimbangi oleh penurunan penjualan Gardasil.
-
Panduan setahun penuh mencerminkan pertumbuhan moderat, sementara perusahaan bersiap menghadapi persaingan generik terhadap Keytruda.
-
Akuisisi strategis dan investasi pada produk baru menegaskan upaya Merck untuk mendiversifikasi sumber pendapatan dan memperkuat posisi jangka panjangnya.
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Pendapatan Rekor AMD: Apakah Perusahaan Mengonfirmasi Posisi Kepemimpinan? 📈
Morning Wrap (04.02.2026)
Daily summary: Sell-off di Wall street 📉 Bitcoin dan Ethereum lanjut anjlok
Saham Software dalam Mode Panik 📉 Apakah AI Anthropic Akan Mengganggu Valuasi Teknologi?