Menurut posisi Iran, Selat Hormuz akan tetap ditutup dan pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat tidak akan dilanjutkan sampai persyaratan Tehran dipenuhi. Iran juga mengatakan bahwa pihaknya tidak siap memberikan konsesi apa pun terkait program nuklirnya.
Meski demikian, futures minyak hari ini turun menuju US$96 per barel, dibandingkan level di atas US$100 yang sempat terlihat pada awal sesi.
Penurunan tersebut kemungkinan didukung oleh laporan bahwa tim ahli teknis telah bergabung dalam pembicaraan bilateral, yang mengindikasikan kedua pihak mulai membahas persyaratan yang lebih detail untuk mencapai potensi kesepakatan. Sebelumnya, sumber di Tehran menyebutkan bahwa suasana dalam negosiasi semakin konstruktif.
Setelah pertemuan awal yang melibatkan utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, tim ahli teknis Iran bergabung dalam pembicaraan. Masalah visa yang sebelumnya memengaruhi delegasi Iran dapat diselesaikan dengan cepat sehingga tim tersebut dapat berpartisipasi.
Namun pada tahap ini, pembicaraan tersebut belum menghasilkan terobosan maupun kompromi final.
Kalender Ekonomi: Nasdaq dan Laba Big Tech
Market Wrap: Nasdaq Rebound, Saham AI Kembali Disorot
IHSG Anjlok: Diversifikasi Bukan Pilihan
Emas Rebound, Peluang Hike Fed Turun
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.