- Sesi Asia-Pasifik diperdagangkan dengan nada tenang. Investor menahan diri menjelang keputusan suku bunga FOMC pada Rabu dan konferensi pers Powell.
- Volatilitas di pasar forex rendah. Namun, di paruh pertama hari ini yen Jepang menonjol dengan penguatan (USDJPY −0,27%), sementara dolar Australia melemah tipis (AUDUSD −0,05%).
- Pengadilan AS menolak gugatan Trump terhadap Gubernur The Fed Lisa Cook, sehingga ia dapat berpartisipasi dalam pertemuan FOMC (meski kemungkinan banding tetap ada).
- Nominator Trump untuk Fed, Stephen Miran, dikonfirmasi oleh Senat dan akan ikut serta dalam pertemuan.
- Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Hayashi, menyatakan Tokyo puas dengan implementasi perjanjian dagang dengan AS, menegaskan hubungan bilateral yang solid. Pernyataan ini bertepatan dengan penguatan yen.
- Menteri Keuangan Bessent menegaskan AS tidak akan memberlakukan tarif pada Tiongkok terkait minyak Rusia kecuali Eropa juga melakukan hal yang sama. Trump mendorong UE agar mengenakan tarif 50–100% pada Tiongkok dan India untuk menekan pendapatan Moskow.
- AS juga mempertimbangkan sanksi yang lebih ketat terhadap perusahaan minyak Rusia serta potensi penggunaan aset Rusia senilai $300 miliar yang dibekukan untuk membiayai Ukraina.
- Wakil Gubernur Sarah Hunter mengatakan inflasi di Australia hampir kembali ke target dan risikonya seimbang. Konsumsi sedikit membaik, pasar tenaga kerja tetap mendekati kondisi full employment, dan inflasi inti sesuai dengan perkiraan.
- Pada 18 September, Bank of England akan memutuskan suku bunga, sehari setelah keputusan The Fed. Skenario dasar adalah mempertahankan suku bunga di level saat ini sebesar 4,00%. Sebanyak 42 ekonom memperkirakan penurunan di Q4; 3 melihat potensi pemangkasan 50bp; sementara 22 tidak memperkirakan pemangkasan pada 2025.
Kalender Ekonomi: Inflasi CPI AS Jadi Fokus Pasar 🔎
Morning Wrap (11.03.2026)
Kalender Ekonomi: CPI AS Jadi Data Terpenting Pekan Ini 🔎
Market Wrap (09.03.2026)