Baca selengkapnya
13.38 · 16 Desember 2025

Morning wrap (16.12.2025)

  • Indeks saham Asia-Pasifik melanjutkan penurunan yang terlihat di pasar AS. Indeks Tiongkok turun hingga 2,20%, indeks Australia melemah 0,50%, indeks Korea Selatan lebih dari 2,00%, dan Jepang (JP225) turun 1,35%. Pergerakan ini mencerminkan pelemahan global di sektor teknologi, kekhawatiran valuasi, dan ketidakpastian makro yang terus berlangsung — bukan faktor domestik.

  • CBA kini memperkirakan kenaikan suku bunga RBA sebesar 25 bps pada Februari 2026, dengan alasan pertumbuhan ekonomi mendekati potensi, pasar tenaga kerja masih ketat, dan inflasi inti terlalu lengket untuk mempertahankan jeda yang berkepanjangan.

  • NAB dan Citi bahkan lebih hawkish, memproyeksikan dua kenaikan suku bunga pada 2026 (Februari dan Mei) karena tekanan biaya yang persisten. Pasar uang masih mematok probabilitas sekitar 70% untuk tidak ada perubahan pada Februari, dan belum sepenuhnya memprice kenaikan hingga akhir tahun.

  • Inflasi harga pangan Selandia Baru turun secara bulanan, meskipun masih tinggi secara tahunan. Karena pangan menyumbang hampir 20% dari bobot CPI, penurunan kecil setiap bulan dapat memberikan dampak signifikan pada inflasi utama.

  • PMI komposit awal Australia turun pada Desember menjadi 51,1 dari 52,6 — level terendah dalam tujuh bulan, tetapi masih berada di atas ambang ekspansi, memperpanjang rangkaian pertumbuhan menjadi 15 bulan berturut-turut. Sektor jasa melemah, dengan indeks aktivitas jasa turun ke 51,0 dari 52,8 akibat ekspor yang lebih lemah dan meningkatnya persaingan. Sektor manufaktur terlihat lebih stabil.

  • Indeks Westpac–Melbourne Institute Australia turun 9% menjadi 94,5, menghapus sebagian besar lonjakan 12,8% pada November dan mendorong sentimen kembali di bawah level netral 100.

  • PMI komposit awal Jepang turun menjadi 51,5 dari 52,0, menandai ekspansi sembilan bulan berturut-turut tetapi dengan laju yang lebih lambat. Sektor jasa tetap menjadi pendorong utama, dengan indeks aktivitas jasa berada di 52,5 (turun dari 53,2). Manufaktur masih berkontraksi namun membaik ke 49,7 dari 48,7 — penurunan terkecil dalam sekitar 18 bulan. Pesanan baru kembali tumbuh.

  • Komite Perbankan Senat AS mengonfirmasi bahwa rancangan undang-undang struktur pasar kripto yang telah lama ditunggu tidak akan dibahas tahun ini, sehingga kemajuan regulasi mundur ke awal 2026 paling cepat.

  • Washington menangguhkan Tech Prosperity Deal dengan Inggris — program kerja sama unggulan untuk teknologi AI, kuantum, dan nuklir — dan kini menggunakannya sebagai alat negosiasi terkait hambatan perdagangan non-tarif.

16 April 2026, 13.52

Economic Calendar: Data Global & Klaim Pengangguran AS

15 April 2026, 22.20

BREAKING: Penurunan pertama stok minyak AS dalam dua bulan, didorong ekspor rekor

15 April 2026, 21.15

US Open: Pasar AS Sideways, Earnings & Data Jadi Fokus

15 April 2026, 14.16

Market Wrap: Sentimen risk-on menguat didorong harapan kemajuan negosiasi AS - Iran

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.