- Sentimen Wall Street tetap positif, dengan Nasdaq menutup sesi kemarin di level tertinggi sepanjang masa, didorong oleh kenaikan saham Big Tech. Donald Trump tidak mengonfirmasi laporan New York Times dan menyatakan bahwa, untuk saat ini, ia belum memutuskan untuk memecat Ketua The Fed Jerome Powell, meski ia tetap membuka kemungkinan ke arah tersebut.
- Futures indeks Eropa juga menguat, sementara pasar Asia mencatatkan momentum positif, meski volatilitas sesi di Asia tetap lebih rendah dibandingkan di AS.
- Di antara pasangan mata uang utama, AUD/USD mencatat volatilitas tertinggi, melemah lebih dari 0,5% akibat data pasar tenaga kerja Australia yang lemah. EUR/USD turun 0,1%, mencerminkan stabilisasi dolar AS setelah penurunan kemarin, sedangkan USD/JPY menguat lebih dari 0,4%.
- Di Australia, tingkat pengangguran bulan Juni naik ke 4,3%, di atas ekspektasi 4,1% dan sama dengan bulan Mei. Perubahan jumlah tenaga kerja hanya 2.000, jauh di bawah perkiraan 20.000, dan hanya sedikit lebih baik dari -2.500 bulan sebelumnya. Partisipasi angkatan kerja tercatat 67,1%, sedikit di atas ekspektasi 67%. Data yang lemah ini menekan dolar Australia, sementara obligasi pemerintah Australia anjlok karena pasar mulai memperkirakan kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh RBA di bulan Agustus.
- Pasar komoditas relatif tenang pagi ini. Harga emas turun 0,3%, sedangkan palladium melemah 1%.
- Di pasar kripto, Ripple (XRP) menjadi yang terbaik, naik hampir 2,5% ke $3,14 per token. Di luar itu, sentimen kripto tetap tenang, meskipun ada optimisme seputar GENIUS Act AS yang bertujuan mengatur aset digital.
- Trump melunakkan retorikanya terhadap China, dikabarkan berupaya mengamankan pertemuan puncak dengan Presiden Xi dan melanjutkan negosiasi kesepakatan dagang. Kemarin, Presiden AS juga menyebut rencana mengirim surat resmi ke lebih dari 150 negara, berisi rincian tarif baru yang diusulkan, dengan kisaran 10% hingga 15%.
Daily summary: Pasar Global Tertekan usai Kunjungan Trump ke China
US OPEN: Saham AI Kena Aksi Profit Taking
Pasar Obligasi Anjlok❗️TNOTE Turun di Bawah Level Terendah 1 Tahun 📉
Kevin Warsh hadapi ujian terbesar The Fed. Trump ingin pemangkasan suku bunga, Inflasi berkata “Tidak”
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.