Baca selengkapnya
13.27 · 29 Agustus 2025

Morning Wrap: Wall Street Naik | Fokus PCE & Emas di Atas $3.400

  • Indeks Wall Street ditutup menguat kemarin, meski futures menunjukkan potensi koreksi. S&P 500 naik 0,32% dan Nasdaq Composite +0,53%. Namun, saat ini US500 –0,07% dan US100 –0,15%.
  • Nvidia turun 0,79% kemarin usai laporan earnings campuran meski sedikit di atas ekspektasi. Penurunan ini lebih ringan dibanding awal sesi.
  • Futures indeks Eropa melemah menjelang pembukaan. DE40 –0,11%, sementara FRA40 hanya –0,03% meski risiko politik masih tinggi.
  • Pasar Asia umumnya optimis. CH50cash +0,93%, CHN.cash +0,11%. Namun JP225 –0,3% setelah Morgan Stanley memperingatkan risiko berinvestasi di China.
  • Minyak mentah naik kemarin, menembus $64/barel. Pihak Jerman memperkirakan pertemuan Putin–Zelensky tidak akan terjadi, menambah ketidakpastian perang.
  • Pasar menanti rilis data inflasi inti PCE AS. Proyeksi Juli: naik ke 2,9%. Jika inflasi tidak melebihi ekspektasi, peluang pemangkasan suku bunga The Fed di September meningkat.
  • Tingkat pengangguran Jepang turun, mendukung peluang kenaikan suku bunga. Namun, inflasi Tokyo melandai ke 2,5% YoY (dari 2,9%).
  • Produksi industri Jepang turun 1,6% MoM, lebih buruk dari ekspektasi –1,1%.
  • Penjualan ritel Jepang naik tipis 0,3% YoY, jauh di bawah proyeksi 1,8%.
  • EUR/USD tetap tinggi meski di bawah 1,17. Fed’s Christopher Waller menyebut suku bunga menuju level netral, namun laju pemangkasan jadi kunci. Komentar dovish meningkatkan peluang pemotongan suku bunga September hingga 85%.
  • Hari ini penutupan bulan, berpotensi meningkatkan volatilitas, khususnya di pasar saham AS & komoditas seperti emas.
  • Bitcoin kembali tertekan setelah rebound, kini menguji area $110.000.
  • Emas bertahan di atas $3.400/oz menjelang data inflasi AS. Jika inflasi lebih rendah, emas berpotensi mendekati rekor tertinggi. Jika lebih tinggi, risiko koreksi meningkat.
  • Emas telah menguji level $3.400 sebanyak lima kali sejak rekor harian April. Akhir pekan ini pasar juga menunggu rilis PMI China.
25 April 2026, 00.53

Nasdaq Cetak Rekor, Saham Chip Melonjak

25 April 2026, 00.46

Harga Minyak Brent Tertahan, Fokus Negosiasi AS-Iran

24 April 2026, 22.05

BREAKING: Departemen Kehakiman AS menghentikan investigasi terhadap Powell

24 April 2026, 21.57

Nasdaq 100 capai rekor baru

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.