15.05 · 1 Oktober 2026

NATGAS Turun di Bawah $3, Apa yang Perlu Dipantau?

NATGAS turun sekitar 1,2% hari ini, dengan harga bergerak di bawah level psikologis US$3,00/MMBtu. Pasar masih berada di bawah tekanan oversupply yang kuat, sementara sentimen bearish juga terlihat di Eropa karena kekhawatiran pasokan mereda berkat arus LNG yang stabil dan kondisi cuaca yang relatif mendukung.

Apa yang Bisa Diharapkan pada Musim Dingin?

  • Harga gas untuk musim dingin mendatang cenderung sangat datar dibandingkan tahun-tahun berikutnya, terlihat dari calendar spread yang sangat kecil. Kondisi ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap musim dingin yang relatif ringan, level persediaan yang masih tinggi, serta kapasitas ekspor LNG yang dinilai belum cukup besar untuk menimbulkan masalah ketersediaan gas domestik.

  • Estimasi harga untuk musim semi dan musim panas turun tajam ke kisaran sekitar US$2,70–US$2,80.

  • Prakiraan cuaca AS hingga pertengahan Oktober menunjukkan suhu yang mendekati rata-rata multi-tahun, sehingga risiko lonjakan mendadak pada permintaan pemanas dalam waktu dekat masih terbatas.

Persediaan masih berada di atas rata-rata lima tahun. Sumber: EIA

Suhu yang lebih tinggi terlihat di wilayah Barat, sehingga konsumsi pendingin tetap tinggi, sementara wilayah Timur belum menunjukkan tanda awal musim pemanasan yang signifikan. Sumber: NOAA

Data Storage Hari Ini dari EIA

  • Laporan hari ini diperkirakan menunjukkan kenaikan persediaan gas AS sebesar 63 miliar kaki kubik atau Bcf.

  • Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata lima tahun untuk periode yang sama, yaitu sekitar 80 Bcf.

  • Namun, ketika musim pemanasan benar-benar dimulai, perubahan inventory diperkirakan tetap mendukung peningkatan supply dan membantu mengurangi surplus yang saat ini masih membebani pasar.

Analisis Teknikal NATGAS

Sumber: xStation

Risiko Utama

Meskipun kondisi fundamental masih cenderung bearish, positioning spekulatif yang didominasi posisi short secara ekstrem menciptakan risiko yang tidak seimbang.

Gelombang cuaca dingin mendadak pada paruh kedua Oktober atau gangguan tak terduga pada rantai pasok LNG global dapat memicu aksi short covering yang agresif atau short squeeze, sehingga harga berpotensi rebound dengan cepat.


 
1 Oktober 2026, 15.17

Tarif AS Positif Lagi, Tapi Section 301 Digugat

1 Oktober 2026, 13.30

Emas Gejolak, Peluang Bagi Trader Komoditas

1 Oktober 2026, 12.26

Market Wrap: Wall Street Rebound, Nikkei Melonjak Hampir 3%

1 Oktober 2026, 08.51

Micron Cetak Rekor, Guidance 2027 Lampaui Ekspektasi

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.