Nonfarm payrolls AS hanya bertambah 29 ribu pada September, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 84 ribu.
Pada saat yang sama, tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%, dibandingkan estimasi 4,1%.
Private payrolls hanya bertambah 46 ribu, sementara jumlah tenaga kerja pemerintah berkurang 17 ribu.
Pertumbuhan upah juga menunjukkan perlambatan. Average hourly earnings hanya naik 0,13% secara bulanan dan 3,02% secara tahunan.
Selain headline September yang lemah, data bulan sebelumnya juga direvisi turun. Payroll Agustus direvisi menjadi 133 ribu dari sebelumnya 162 ribu, sementara data Juli direvisi menjadi -10 ribu.
Revisi tersebut semakin memperkuat indikasi bahwa pasar tenaga kerja AS kehilangan momentum.
Dolar AS Turun, Ekspektasi The Fed Berubah
US Dollar Index (USDIDX) turun signifikan setelah laporan tenaga kerja dirilis.
Lemahnya NFP dan kenaikan tingkat pengangguran langsung memicu repricing terhadap prospek kebijakan moneter The Fed.
Kalshi kini menunjukkan probabilitas sekitar 85% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Oktober, setelah payroll hanya bertambah 29 ribu dibandingkan ekspektasi 84 ribu.
Kombinasi pertumbuhan lapangan kerja yang lemah, kenaikan pengangguran, perlambatan upah, dan revisi turun terhadap data sebelumnya memperkuat sinyal bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS mulai mendingin.
Bagi pasar, data tersebut dapat mengurangi tekanan bagi The Fed untuk kembali memperketat kebijakan secara agresif, sehingga arah Treasury yield, dolar AS, dan Wall Street kembali menjadi fokus setelah rilis NFP.
Sumber: XTB
Gold Rebound Jelang NFP, Minyak Turun
Kalender Ekonomi: NFP AS Jadi Penentu Arah The Fed
ISM AS Tetap Ekspansif, Tekanan Inflasi Naik
Tarif AS Positif Lagi, Tapi Section 301 Digugat
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.