Nvidia (NVDA.US) dikabarkan akan mengurangi upayanya dalam mengembangkan layanan DGX Cloud, yang sebelumnya ditujukan untuk bersaing dengan Amazon Web Services (AWS). Menurut laporan The Information, perusahaan mulai mengurangi fokus pada akuisisi pelanggan korporasi untuk proyek ini. Informasi ini mengurangi potensi tekanan kompetitif terhadap AWS, yang tetap menjadi pemimpin di pasar infrastruktur cloud. Bagi investor, hal ini berarti posisi Amazon (AMZN.US) dalam segmen layanan cloud semakin kuat. Sebagai hasilnya, saham Amazon berpotensi naik karena pasar menafsirkan pelemahan langkah Nvidia sebagai keuntungan bagi pemain utama di sektor ini.
Saham Amazon naik 0,5% di pra-pasar, sementara Nvidia menguat tipis 0,1%.
US Open: CPI Reda, Saham AI Kembali Jadi Mesin Wall Street
SpaceX Bisa Bernilai US$8 Triliun?
Konsumen Melemah, American Express Tetap Kuat
Plug Power Mulai Turnaround setelah Lama Bakar Kas?
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.