Baca selengkapnya
22.17 · 11 Maret 2026

Sentimen Beragam di Wall Street di Tengah Perang Iran, Saham Oracle Melonjak 10%

-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis

Futures S&P 500 turun sekitar 0,1% setelah rilis data inflasi Amerika Serikat untuk Februari yang sesuai dengan ekspektasi pasar serta usulan International Energy Agency untuk melepas cadangan minyak strategis. Komentar dari Donald Trump juga menunjukkan bahwa konflik dengan Iran mungkin mendekati akhir, meskipun Axios melaporkan, mengutip sumber, bahwa perang tersebut dapat berlangsung selama beberapa minggu lagi.
 

Sumber: xStation5

Berita Emiten

  • Tesla (TSLA.US) naik sekitar 0,5% setelah muncul laporan bahwa perusahaan mempercepat pengembangan proyek AI agent.

  • Alliant Energy (LNT.US) naik sekitar 0,3% setelah RBC Capital Markets memulai liputan saham dengan rekomendasi outperform.

  • Campbell’s (CPB.US) turun sekitar 5% setelah memangkas proyeksi earnings per share yang disesuaikan untuk tahun penuh.

  • CarMax (KMX.US) naik sekitar 7% setelah investor aktivis Starboard Value mengungkapkan kepemilikan saham senilai sekitar $350 juta.

  • Intuitive Surgical (ISRG.US) naik sekitar 0,3% setelah Citi meningkatkan rekomendasi saham menjadi buy.

  • Nike (NKE.US) naik sekitar 2% setelah Barclays menaikkan rating saham menjadi overweight.

  • Oracle (ORCL.US) melonjak sekitar 10% setelah laporan keuangan kuat dan panduan yang menunjukkan permintaan berkelanjutan terhadap infrastruktur AI.

  • Upstart (UPST.US) naik sekitar 2% setelah mengumumkan rencana untuk mengajukan lisensi bank nasional di Amerika Serikat.

Oracle Meredakan Kekhawatiran Nasdaq

Oracle (ORCL.US), perusahaan infrastruktur AI yang belakangan menjadi pusat perhatian dalam perdebatan mengenai belanja modal sektor teknologi dan tingkat utang, melaporkan hasil kuartal fiskal ketiga 2026 yang melampaui ekspektasi serta menaikkan proyeksi pendapatan 2027. Hasil tersebut mendukung harga saham perusahaan, meskipun investor masih menilai skala belanja infrastruktur AI serta risiko finansial yang terkait.

  • Oracle melampaui ekspektasi analis baik dari sisi pendapatan maupun laba.

  • Perusahaan menaikkan proyeksi pendapatan fiskal 2027 menjadi $90 miliar.

  • Setelah laporan tersebut, saham sempat melonjak hingga 14% dalam perdagangan pre-market.

  • Pendapatan kuartal ketiga mencapai $17,19 miliar, di atas perkiraan $16,9 miliar dan naik dari $14,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

  • Laba per saham (EPS) tercatat $1,79, lebih tinggi dari ekspektasi $1,70.

  • Segmen cloud menghasilkan pendapatan $8,9 miliar, sedikit di atas perkiraan pasar.

  • Pendapatan dari cloud infrastructure mencapai $4,9 miliar, juga melampaui ekspektasi.

  • Perusahaan menyoroti kuatnya permintaan terhadap layanan AI dan cloud, dengan nilai kontrak backlog mencapai $553 miliar.

  • Oracle mempertahankan proyeksi pendapatan $67 miliar untuk fiskal 2026 serta menjaga dividen kuartalan sebesar $0,50 per saham.

  • Di sisi lain, perusahaan secara signifikan meningkatkan investasi pada pusat data AI — belanja modal melonjak 269% dalam satu kuartal menjadi $8,5 miliar, dan CAPEX tahunan dapat mencapai $50 miliar.

  • Laporan media juga menyebutkan bahwa perusahaan mungkin merencanakan pemangkasan ribuan pekerjaan untuk mendanai ekspansi infrastruktur AI.

  • Oracle juga membantah laporan bahwa proyek ekspansi pusat data Stargate bersama OpenAI di Texas telah dihentikan.

  • Meskipun terjadi rebound hari ini, saham Oracle masih berada di bawah tekanan — harga saham turun sekitar 54% dalam enam bulan terakhir dan sekitar 23% sejak awal tahun.

Belanja besar untuk infrastruktur AI juga menjadi tren luas di sektor teknologi. Amazon (AMZN.US), Alphabet (GOOGL.US), Meta (META.US), dan Microsoft (MSFT.US) diperkirakan akan mengalokasikan sekitar $650 miliar CAPEX pada 2026, sebagian besar untuk pusat data AI.

Sumber: xStation5

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

13 Maret 2026, 01.50

Daily Summary: Brent Kembali di Atas $100, Saham Turun❗

13 Maret 2026, 00.46

NFLX Efisiensi Biaya?

12 Maret 2026, 13.55

Morning Wrap (12.03.2025)

12 Maret 2026, 01.55

Daily Summary: Harga Minyak Tekan Wall Street Meski CPI Stabil🗽

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.