Baca selengkapnya
18.36 · 26 Desember 2025

Tiga Pasar yang Perlu Dipantau Minggu Depan (26.12.2025)

Memasuki hari-hari terakhir tahun 2025 dan awal 2026, periode pergantian tahun yang biasanya identik dengan aktivitas pasar yang rendah justru diwarnai kalender ekonomi yang relatif padat. Beberapa rilis penting yang patut diperhatikan antara lain laporan persediaan minyak mingguan yang dijadwalkan ulang serta risalah rapat FOMC. Meskipun pekan depan bertepatan dengan Jumat pertama dalam sebulan, laporan Non-Farm Payrolls (NFP) mengalami penundaan. Dengan sejumlah bursa utama tutup pada 31 Desember dan 1 Januari, perhatian investor sebaiknya difokuskan pada EURUSD, silver, dan US500.

EURUSD 

Dalam beberapa hari ke depan, pasar akan menerima serangkaian data makroekonomi dari Amerika Serikat, termasuk pending home sales pada hari Senin, klaim pengangguran awal pada hari Rabu, serta PMI manufaktur final bulan Desember untuk Zona Euro dan AS pada hari Jumat. Karena libur Malam Tahun Baru jatuh pada hari Rabu, risalah rapat FOMC bulan Desember dimajukan ke hari Selasa. Peristiwa ini berpotensi menjadi katalis utama bagi pergerakan dolar AS. Retorika setelah keputusan The Fed terbaru tergolong ambigu, ditandai oleh perbedaan pandangan yang tajam di antara para pemilih di satu sisi, serta proyeksi yang masih membuka ruang pemangkasan suku bunga lanjutan di sisi lain. Risalah rapat tersebut diharapkan dapat memperjelas kekuatan mana yang akan lebih dominan dalam menentukan valuasi mata uang.

SILVER 

Ketidakpastian geopolitik yang ekstrem serta defisit pasokan struktural telah menempatkan perak sebagai pemimpin tak terbantahkan di antara berbagai kelas aset sepanjang 2025. Prospek menjelang akhir tahun menjadi sangat menarik. Sebagian investor kemungkinan akan melakukan aksi ambil untung, sementara sebagian lainnya berpotensi mengejar tren kenaikan yang agresif. Meskipun data ekonomi AS dan risalah FOMC tetap relevan, pergerakan perak kemungkinan akan lebih dipengaruhi oleh perkembangan terbaru terkait negosiasi perdamaian Ukraina–Rusia serta status blokade angkatan laut AS terhadap Venezuela.

US500 

Tahun 2025 yang penuh gejolak kini mendekati penutupan dengan nada optimistis bagi kontrak berjangka indeks acuan saham AS. US500 tercatat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebelum libur Natal, sementara indeks berbasis teknologi US100 masih tertinggal. Seperti halnya pasar logam mulia, kontrak berjangka indeks berpotensi terdampak oleh rebalancing portofolio akhir tahun. Namun demikian, faktor musiman tetap mendukung. Paruh kedua bulan Desember secara historis cenderung menguntungkan bagi saham AS, dan pasar kini mendekati Januari, yang secara statistik merupakan salah satu bulan terkuat dalam hal rata-rata imbal hasil total.

5 Maret 2026, 13.59

Morning Wrap (05.03.2026)

5 Maret 2026, 01.21

Daily Summary: Wall Street Rebound, Minyak Stabil

4 Maret 2026, 13.50

Morning Wrap (04.03.2026)

4 Maret 2026, 01.51

Daily summary: Wall Street Tertekan Konflik Teluk Persia

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.