Baca selengkapnya
18.17 · 13 Januari 2026

US CPI preview: Akankah Tren Disinflasi Bertahan di Desember? 🔎

Inti pembahasan
Inti pembahasan
  • Headline CPI: +0.3% m/m, +2.7% y/y (unchanged vs. November)
  • Core CPI (ex food & energy): +0.3% m/m, +2.7% y/y (up from 2.6% in November)
  • The December report may therefore give the impression of a return of price pressures due to distortions in the November data.

Hari ini pukul 01:30 PM GMT, pasar akan menerima rilis inflasi CPI Amerika Serikat untuk bulan Desember. Ini merupakan laporan paling penting pekan ini dan, bersama dengan NFP, menjadi salah satu rilis kunci dari perspektif kebijakan moneter Federal Reserve.


Inflasi di AS diperkirakan sedikit meningkat pada akhir 2025. Konsensus pasar memperkirakan CPI Desember berada di +0,3% secara bulanan, baik untuk inflasi utama maupun inflasi inti. Secara tahunan, inflasi utama diproyeksikan bertahan di 2,7%, sementara inflasi inti diperkirakan naik kembali ke 2,7% dari 2,6% pada November. Kenaikan moderat ini terutama dikaitkan dengan proses normalisasi setelah pembacaan November yang sangat lemah, bukan sebagai awal dari gelombang tekanan inflasi baru.


Data CPI November terdistorsi oleh penutupan pemerintahan AS, yang menunda pengumpulan data harga dan memaksa Bureau of Labor Statistics (BLS) menggunakan metode imputasi—terutama pada komponen perumahan. Menurut Bloomberg Economics, kondisi ini berpotensi membuat inflasi terlapor lebih rendah sekitar 20 basis poin. Akibatnya, laporan Desember dapat terlihat seolah menandakan kembalinya tekanan harga seiring meredanya efek satu kali tersebut. Sejumlah bank juga menyoroti kemungkinan masih adanya distorsi lanjutan, sehingga data yang benar-benar “bersih” mungkin baru akan terlihat pada Februari.


Pasar saat ini memperkirakan sekitar 95% probabilitas bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan mendatang. Para pembuat kebijakan akan memantau dampak tarif terhadap harga, namun sebagian besar proyeksi tetap mengasumsikan bahwa inflasi akan mendingin secara bertahap sepanjang 2026. Disinflasi di sektor perumahan serta tekanan upah yang lebih lunak diperkirakan mampu mengimbangi dampak tarif.

Menariknya, penetapan harga pasar untuk keputusan Januari menjadi semakin hawkish dari hari ke hari. Pergeseran ini membantu menjelaskan pemulihan dolar AS belakangan ini. Sumber: CME FedWatch Tool

EURUSD (timeframe D1)

Dolar AS relatif tenang menjelang rilis data. Pasangan EURUSD diperdagangkan sedikit lebih rendah, turun sekitar 0,02%. Pergerakan pasangan ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik serta perkembangan seputar bank sentral AS, yang berpotensi meredam reaksi pasar terhadap laporan CPI.

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

5 Maret 2026, 13.59

Morning Wrap (05.03.2026)

5 Maret 2026, 01.21

Daily Summary: Wall Street Rebound, Minyak Stabil

4 Maret 2026, 13.50

Morning Wrap (04.03.2026)

4 Maret 2026, 01.51

Daily summary: Wall Street Tertekan Konflik Teluk Persia

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.