21.59 · 5 November 2026

US Open: Nasdaq Anjlok 2%, Saham AI Mulai Ditinggalkan?

Setelah sesi perdagangan Rabu yang kuat, didorong kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu Kongres AS, sikap hati-hati kembali mendominasi Wall Street. Optimisme kemarin mulai bergeser menjadi upaya investor menilai bagaimana perubahan keseimbangan kekuasaan di Washington dapat memengaruhi kebijakan ekonomi dan berbagai sektor pasar. Nasdaq turun hampir 2%, S&P 500 melemah sekitar 0,8%, sementara Dow Jones menjadi satu-satunya indeks utama yang masih berada di zona positif dengan kenaikan lebih dari 0,2%.

Partai Demokrat berhasil menguasai kedua kamar Kongres AS, sehingga membatasi kemampuan pemerintahan Trump untuk menjalankan agenda politiknya. Namun, perkembangan ini tidak otomatis berarti perubahan radikal dalam kebijakan ekonomi. Presiden masih memiliki hak veto, sementara perbedaan pandangan antara Gedung Putih dan Kongres dapat mempersulit pengesahan undang-undang baru. Investor kini akan berfokus pada janji kampanye mana yang benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan konkret dan mana yang tetap menjadi bagian dari perdebatan politik.

Sektor teknologi menghadapi ketidakpastian terbesar. Kemenangan Demokrat kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap kemungkinan pengawasan yang lebih ketat atas kecerdasan buatan (AI) dan ekspansi data center. Risiko tersebut tidak hanya berasal dari regulasi, tetapi juga penolakan masyarakat lokal terhadap investasi infrastruktur baru. Potensi penundaan pembangunan data center dapat menekan produsen chip, pemasok perangkat keras, serta perusahaan energi yang mendukung industri tersebut.

Namun, bukan berarti seluruh perusahaan teknologi besar akan menghadapi tekanan yang sama. Perlambatan ekspansi infrastruktur dapat menjadi tantangan bagi produsen semikonduktor dan operator data center, sementara dampaknya terhadap penyedia layanan cloud besar cenderung lebih kompleks. Perdagangan Kamis memperlihatkan perbedaan tersebut: pelemahan terutama terkonsentrasi pada saham produsen chip dan infrastruktur AI, sedangkan beberapa perusahaan teknologi terbesar masih mencatat kenaikan.

Setelah reli kemarin, perhatian Wall Street mulai bergeser dari hasil pemilu itu sendiri menuju potensi konsekuensinya. Pasar kini menghadapi periode dua tahun ketika hubungan antara pemerintahan Trump dan Kongres dapat memainkan peran penting dalam menentukan regulasi, belanja pemerintah, dan kebijakan terhadap perusahaan teknologi besar. Untuk saat ini, Dow Jones masih relatif tangguh, sementara S&P 500 dan Nasdaq merasakan dampak perubahan sentimen terhadap saham-saham terkait AI. Dengan demikian, optimisme kemarin belum berhasil berkembang menjadi reli yang berkelanjutan di pasar saham secara keseluruhan.

Futures S&P 500 (US500) turun tajam dalam perdagangan Kamis, menghapus sebagian kenaikan yang tercatat selama reli Wall Street pasca-pemilu pada Rabu. Saham teknologi menghadapi tekanan terbesar karena investor semakin khawatir bahwa kemenangan Demokrat dapat menghasilkan kebijakan yang membatasi atau menghentikan sementara pembangunan data center baru.

Sumber: XTB Research

Berita Perusahaan

Micron (MU.US) turun sekitar 7% dalam sesi perdagangan Wall Street pada Kamis, melanjutkan pelemahan setelah aksi jual pada Rabu. Produsen chip memori tersebut menghadapi tekanan jual signifikan karena investor khawatir kemenangan politik Demokrat dapat memicu pembatasan dan perlambatan pembangunan data center, yang berpotensi melemahkan permintaan chip memori pada masa mendatang.

SpaceX menghadapi penolakan masyarakat lokal terhadap rencana pembangunan proyek data center AI berskala besar di Arizona. Kekhawatiran utama penduduk berkaitan dengan konsumsi air yang tinggi, kebutuhan energi, dan potensi dampak lingkungan. Proyek tersebut diperkirakan dapat membutuhkan daya listrik hingga 6 gigawatt (GW), sementara aksi protes dan hambatan perizinan berpotensi menunda pengembangannya.

Microsoft (MSFT.US) dilaporkan memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana perluasan kerja sama bernilai miliaran dolar dengan perusahaan Inggris, Nscale, terkait pembangunan data center di Texas. Keputusan tersebut berarti Microsoft tidak akan menggunakan opsi untuk menambah kapasitas komputasi yang telah dipesan, meskipun perjanjian yang sudah ada tetap berlaku tanpa perubahan. Perkembangan ini menjadi indikasi tambahan bahwa bahkan perusahaan teknologi terbesar mulai lebih selektif dalam belanja infrastruktur AI dan semakin berhati-hati dalam menilai permintaan masa depan.

Qualcomm (QCOM.US) mengalami tekanan setelah merilis laporan keuangan kuartal IV tahun fiskal dan memberikan proyeksi kinerja (guidance) yang beragam untuk periode mendatang. Pendapatan dari chip smartphone melemah secara signifikan, mencerminkan kondisi yang menantang di pasar perangkat seluler, meskipun segmen otomotif mencatat pertumbuhan kuat. Investor kini menilai apakah ekspansi ke bidang bisnis baru, termasuk solusi berbasis AI, dapat mengimbangi pelemahan bisnis tradisional Qualcomm.

 

5 November 2026, 21.50

Harga Minyak Brent Anjlok, Harapan Damai AS-Iran Menguat

5 November 2026, 19.54

Qualcomm Anjlok 10%! Bisnis Chip AI Belum Bisa Menolong?

5 November 2026, 14.10

Palladium Naik 6% Saat Permintaan Turun, Sinyal Jebakan Bullish?

5 November 2026, 13.39

Market Wrap: Dow Melonjak 1.570 Poin, Saham AI Berguguran!

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.