Baca selengkapnya
00.10 · 29 Januari 2026

US OPEN: Rekor Tertinggi & Ekspektasi Jelang The Fed

Sesi perdagangan menjelang keputusan The Fed dibuka dengan sentimen yang sangat positif, dan S&P 500 sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level 7,000 poin. Namun seiring berjalannya waktu, optimisme investor mulai memudar. Valuasi kembali turun mendekati level pembukaan, dan pasar kini jelas berada dalam mode menunggu keputusan The Fed serta pernyataan FOMC.

Perhatian investor sepenuhnya tertuju pada The Fed. Keputusan untuk mempertahankan suku bunga di level saat ini dianggap hampir pasti, namun pernyataan FOMC setelah keputusan tersebut akan menjadi faktor kunci. Berbagai sinyal, yang kerap saling bertentangan, terus bermunculan baik dari pasar maupun data ekonomi. Di saat yang sama, valuasi pasar masih berada di level tertinggi sepanjang sejarah.

Volatilitas pasar juga dipicu oleh musim laporan keuangan yang kini telah berjalan penuh. Setelah laporan dari sektor perbankan, giliran perusahaan teknologi yang menyampaikan kinerja. Di Eropa, ASML telah lebih dulu merilis laporan keuangannya, yang dapat menjadi sinyal awal sentimen pasar. Meski mencatat hasil yang kuat dan panduan yang optimistis, saham ASML justru turun sekitar 2%. Reaksi serupa juga berpotensi terjadi di pasar AS.

US500 (Timeframe D1)

 


Sumber: xStation5

Pada grafik, harga sempat menyentuh level tertinggi historis, namun momentum beli dengan cepat melemah dan harga kembali turun di bawah puncak sesi sebelumnya. Jika tekanan jual kembali mendominasi, level resistance utama pertama untuk potensi koreksi berada di area Fibonacci 23.6%.
 

Berita Emiten

  • Amazon (AMZN.US): Raksasa e-commerce AS mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja tambahan terhadap 16,000 karyawan. Perusahaan menyebutkan bahwa gelombang PHK ini terutama akan menyasar posisi manajemen dan staf kantor.
  • Texas Instruments (TXN.US): Produsen semikonduktor analog ini merilis laporan keuangan dengan hasil yang jauh di bawah ekspektasi pasar. Namun, saham justru melonjak sekitar 8% berkat panduan yang sangat optimistis.
  • Eli Lilly (LLY.US): Perusahaan farmasi ini mengumumkan inisiatif bersama untuk mengembangkan terapi gen guna mengobati gangguan pendengaran, bekerja sama dengan Seamless Therapeutic dari Jerman. Saham turun sekitar 2.5%.
  • Starbucks (SBUX.US): Meski membukukan hasil yang beragam, CEO perusahaan menenangkan investor dengan prospek yang optimistis untuk kuartal-kuartal mendatang. Saham naik sekitar 2%.
  • AT&T (T.US): Perusahaan telekomunikasi AS ini melampaui ekspektasi investor baik dari sisi pendapatan maupun EPS. Saham menguat sekitar 5%.

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

4 Maret 2026, 01.51

Daily summary: Wall Street Tertekan Konflik Teluk Persia

4 Maret 2026, 00.33

Prospek Earnings Broadcom: Ujian Pertumbuhan AI

3 Maret 2026, 23.40

Nvidia Hadapi Batas Baru Ekspor H200 ke China

3 Maret 2026, 22.23

US Open: Wall Street Berdarah

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.