Pembukaan sesi perdagangan pada Jumat terakhir sebelum libur berlangsung dalam suasana yang sangat positif, dengan indeks-indeks utama Wall Street mencatatkan penguatan yang jelas. S&P 500 bergerak di sekitar level 6.800 poin, naik sekitar 0,7%, sementara Nasdaq menguat 1%, mencerminkan kembalinya selera risiko secara bertahap setelah fluktuasi pasar baru-baru ini. Penguatan terjadi secara luas tanpa tanda-tanda kepanikan atau pembalikan tajam, yang menunjukkan bahwa investor semakin menerima lanskap suku bunga dan inflasi “pasca-Fed” yang baru, serta mulai terbiasa dengan volatilitas pasar saat ini.
Situasi pasar mulai mereda setelah pertemuan The Fed terbaru dan serangkaian rilis data makroekonomi, termasuk data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan. Perkembangan ini memperkuat narasi potensi pemangkasan suku bunga pada tahun 2026, sehingga fokus pasar mulai beralih dari kebijakan moneter kembali ke fundamental perusahaan dan prospek laba. Pada saat yang sama, volatilitas yang terkait dengan jatuh tempo derivatif dalam jumlah rekor hari ini tetap terkendali, yang turut mendukung sesi perdagangan yang stabil dan teratur, serta meningkatkan rasa aman investor menjelang periode liburan.

Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu. Sumber: xStation5

Kontrak berjangka S&P 500 (US500) melonjak tajam setelah menembus level penting secara dinamis, menyusul beberapa hari konsolidasi dan koreksi sebelumnya. Pergerakan ini mengindikasikan kembalinya pembeli ke pasar. Harga telah bergerak di atas rata-rata pergerakan EMA periode 25, 50, dan 100, yang mulai berbelok naik dan memberikan dukungan kuat bagi pergerakan naik saat ini, sekaligus memperkuat posisi pembeli. Indikator RSI bergerak ke level yang lebih tinggi namun masih berada di bawah area jenuh beli klasik, menunjukkan bahwa pasar masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan tanpa mengalami overheating. Setelah membentuk serangkaian titik terendah lokal yang semakin tinggi, pasar kini membuka peluang untuk menguji level resistensi tambahan di sekitar puncak minggu ini setelah berhasil menembus level tertinggi lokal sebelumnya.
Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu. Sumber: xStation5
Berita Emiten
Saham CoreWeave (CRWV.US) naik lebih dari 10% pada sesi perdagangan hari ini setelah Citi kembali memberikan rekomendasi “buy”. Meski menyoroti tingkat risiko yang tinggi, bank tersebut menekankan kuatnya permintaan serta visibilitas kapasitas komputasi yang tersedia. Meskipun target harga diturunkan menjadi $135 dari sebelumnya di atas $190, Citi menegaskan bahwa kapasitas perusahaan pada dasarnya telah terjual hingga tahun 2026, dengan diskusi bersama klien yang sudah menjangkau tahun 2027. Analis menilai bahwa keterlambatan jangka pendek tidak mengubah prospek positif, dan pertumbuhan perusahaan diperkirakan akan semakin cepat pada 2026.
Saham Palo Alto Networks (PANW.US) menguat setelah perusahaan mengumumkan perluasan kemitraan dengan Google Cloud, sebagai respons terhadap meningkatnya serangan siber yang menargetkan sistem kecerdasan buatan dan infrastruktur cloud. Berdasarkan laporan terbaru Palo Alto, hampir seluruh perusahaan yang disurvei mengalami setidaknya satu serangan terhadap lingkungan AI mereka dalam setahun terakhir, dan lebih dari empat dari sepuluh organisasi melaporkan peningkatan signifikan ancaman yang menargetkan API. Kemitraan baru ini bertujuan menyediakan keamanan menyeluruh untuk solusi AI di setiap tahap, mulai dari pengembangan perangkat lunak hingga operasional di Google Cloud.
Saham Nike (NKE.US) turun sekitar 10% pada sesi hari ini meskipun perusahaan berhasil melampaui ekspektasi pasar untuk pendapatan dan laba pada kuartal fiskal kedua. Reaksi investor menunjukkan bahwa kejutan laba jangka pendek semakin kehilangan signifikansinya, sementara perhatian utama tertuju pada penyusutan margin, pelemahan kinerja di China, serta belum adanya narasi pemulihan yang kredibel. Penjualan dipertahankan terutama melalui kembalinya distribusi ke kanal grosir, namun hal ini dicapai dengan mengorbankan profitabilitas. Margin kotor turun tajam menjadi 40,6%, tertekan oleh tarif dan promosi agresif untuk mengurangi persediaan. Kinerja China menjadi sorotan negatif, dengan penurunan penjualan dua digit dan tekanan laba yang berkelanjutan.
Saham NANO Nuclear Energy (NNE.US) naik sekitar 2% setelah pengumuman hasil kinerja dan rencana percepatan pengembangan reaktor KRONOS MMR. Perusahaan memiliki posisi kas yang kuat, dan manajemen berencana segera mengajukan izin konstruksi sambil melanjutkan proses perizinan yang diperlukan.
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagaian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Morning wrap (09.01.2026)
Micron Bertaruh Miliaran Dolar pada AI. Inilah Pendorong Supercycle Baru Semikonduktor 📈
Nvidia dan China: Uang Besar & Potensi Pertumbuhan Masif! 📈
Euforia di Saham Pertahanan AS 🗽 Tambahan $500 Miliar untuk Department of War?