Saham-saham perusahaan teknologi terbesar AS mendorong penguatan kontrak berjangka Nasdaq 100 (US100) menjelang agenda risiko utama besok, yakni keputusan The Fed (pukul 18.00 GMT, diikuti konferensi pers Jerome Powell pada 18.30 GMT) serta laporan keuangan setelah penutupan pasar dari Meta Platforms (META.US) dan Microsoft (MSFT.US). Kedua perusahaan tersebut akan merilis hasil Q4 2025 setelah pasar AS ditutup dan diperkirakan akan membentuk ekspektasi pasar pada apa yang secara efektif menjadi “puncak” musim laporan keuangan AS saat ini. Sentimen saham AS secara keseluruhan juga terbantu oleh pelemahan tajam dolar AS hari ini.
Big Tech terlihat jelas mengungguli pasar secara keseluruhan. Saham Nvidia, Apple, Amazon, dan Microsoft masing-masing naik mendekati 2%, sementara dorongan tambahan datang dari sektor semikonduktor. Saham Taiwan Semiconductor dan ASML bahkan mencatat kenaikan yang lebih besar dibandingkan raksasa teknologi AS, memberikan dorongan signifikan bagi indeks.
-
Kekuatan saham chip berkapitalisasi besar tersebut lebih dari cukup untuk mengimbangi pelemahan yang terlihat di sektor software, di mana saham Oracle turun hampir 4%. Kinerja unggul saham-saham berkapitalisasi besar ini juga dapat mencerminkan adanya rebalancing portofolio, setelah saham-saham “Magnificent Seven” menjadi salah satu komponen terlemah dalam indeks saham utama AS selama beberapa bulan terakhir.
-
Melihat perkembangan musim laporan keuangan perusahaan S&P 500 sejauh ini (berdasarkan data FactSet per 23 Januari, dengan 13% perusahaan telah melaporkan), sekitar 75% berhasil melampaui ekspektasi laba bersih dan sekitar 70% mengalahkan perkiraan pendapatan. Pertumbuhan EPS S&P 500 secara tahunan saat ini berada di kisaran 8%, namun setelah laporan Big Tech dirilis, angka tersebut kemungkinan akan meningkat secara signifikan, bahkan mendekati sekitar 15% YoY.
-
Kuartal ini menandai kuartal ke-10 berturut-turut pertumbuhan EPS tahunan untuk indeks tersebut. S&P 500 saat ini diperdagangkan pada valuasi sekitar 22 kali laba, sekitar 10% di atas rata-rata 5 tahunnya dan hampir 15% di atas rata-rata 10 tahun yang berada di sekitar level 19.
US100 (timeframe H1)

Sumber: xStation5

Sentimen di pasar saham secara luas hari ini cenderung mixed, namun kekuatan Big Tech menopang momentum Nasdaq 100. Sumber: xStation5
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
US Open: Wall Street Naik Meski Data Lemah
Coca-Cola Earnings: Mampukah CEO Baru Hadapi Tekanan?