Segera setelah keputusan diumumkan, dolar AS langsung melemah jelas sebagai respons atas langkah The Fed yang sesuai ekspektasi. Namun, ketidakpastian muncul terkait proyeksi yang akan disampaikan Fed. Perlu dicatat, ini adalah pemangkasan pertama tahun ini. Tahun lalu, The Fed memangkas suku bunga tiga kali dengan total 100 basis poin. Meski begitu, pelemahan dolar dan penguatan awal di Wall Street tidak bertahan lama.
Proyeksi median suku bunga tahun ini mengindikasikan dua potensi pemangkasan. Sebanyak 9 anggota melihat pemangkasan 50bp tahun ini. Miran (kemungkinan besar) memperkirakan pemangkasan jauh lebih besar, hingga di bawah 3% tahun ini. Yang juga patut diperhatikan, Fed menaikkan proyeksi pertumbuhan tahun ini dan tahun-tahun mendatang, sambil menurunkan proyeksi pengangguran. Ini menandakan Fed tidak melihat risiko resesi. Sementara itu, proyeksi inflasi tetap sama dengan Juni, saat dampak tarif masih belum pasti. Untuk tahun depan, proyeksi inflasi sedikit dinaikkan.
Namun yang paling krusial adalah pernyataan Powell saat konferensi pers. Ia mengakui pasar tenaga kerja melemah, tetapi menilai keputusan menunda pemangkasan lebih lanjut sudah tepat. Pernyataan penting yang memicu pelemahan US100 dan EURUSD adalah bahwa The Fed tidak perlu terburu-buru melakukan pemangkasan.
US100 kini menguji level 24.000 poin. Jika penutupan mendekati level ini, bisa terbentuk pola evening star.
Sumber: xStation5

EURUSD melemah intraday. Sumber: xStation5

Morning Wrap (13.02.2026)
Daily Summary: Silver Anjlok 9%, Wall Street Tertekan
Morning Wrap (12.02.2026)
Daily Summary: NFP Kuat Tunda Rate Cut The Fed