Meski pemerintahan AS telah resmi kembali beroperasi, pasar belum menunjukkan tanda-tanda optimisme dalam sesi hari ini. Kontrak berjangka NASDAQ100 turun hingga 1,4%, memperpanjang pelemahan yang sudah dimulai sejak sesi sebelumnya.
Penyebab utama tekanan di Wall Street adalah perubahan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Kemungkinan terjadinya pemangkasan suku bunga pada pertemuan Desember kini turun menjadi 50%, dari lebih dari 70% beberapa minggu lalu. Menariknya, perubahan ekspektasi ini terjadi bersamaan dengan pelemahan dolar AS, menandakan ketidakpastian arah kebijakan moneter menjelang akhir tahun.
Faktor sekunder yang memperburuk sentimen pasar adalah penyelidikan Uni Eropa terhadap Google, terkait dugaan pelanggaran peraturan pasar digital. Saham Alphabet turun hingga 3%, cukup besar untuk menekan indeks teknologi NASDAQ100 sendirian.
US100 (H1)

Sumber: xStation5
Adobe Anjlok 40%: Ancaman AI atau Diskon Berlebih?
US Open: Futures Saham AS Menguat, Tesla Kejutkan Wall Street
Rotasi AI ke Saham Chip $725 Miliar
Daily Summary: Rotasi Wall Street Tekan Nasdaq, Meta Melonjak 8%
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.