Meski pemerintahan AS telah resmi kembali beroperasi, pasar belum menunjukkan tanda-tanda optimisme dalam sesi hari ini. Kontrak berjangka NASDAQ100 turun hingga 1,4%, memperpanjang pelemahan yang sudah dimulai sejak sesi sebelumnya.
Penyebab utama tekanan di Wall Street adalah perubahan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Kemungkinan terjadinya pemangkasan suku bunga pada pertemuan Desember kini turun menjadi 50%, dari lebih dari 70% beberapa minggu lalu. Menariknya, perubahan ekspektasi ini terjadi bersamaan dengan pelemahan dolar AS, menandakan ketidakpastian arah kebijakan moneter menjelang akhir tahun.
Faktor sekunder yang memperburuk sentimen pasar adalah penyelidikan Uni Eropa terhadap Google, terkait dugaan pelanggaran peraturan pasar digital. Saham Alphabet turun hingga 3%, cukup besar untuk menekan indeks teknologi NASDAQ100 sendirian.
US100 (H1)

Sumber: xStation5
Cisco Terlalu Mahal? Beat Besar Malah Picu Sell-Off
Market Wrap: Nasdaq Lanjut Naik, Minyak Dekati US$89
Daily Summary: Nasdaq Naik, AI dan Chip Kembali Jadi Motor Pasar
Temasek Bidik Chip Memori, Saham AI Melonjak
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.