Futures S&P 500 naik sekitar 0.1% menjelang laporan Nvidia. Pergerakan memang kecil, tetapi indeks tetap diperdagangkan di dekat rekor, dengan peluang mencetak penutupan tertinggi sepanjang sejarah. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $4.4 triliun, Nvidia kini memiliki bobot 8.1% dalam indeks S&P 500. Artinya, hasil Nvidia akan berpengaruh besar, tidak hanya pada sahamnya sendiri, tetapi juga pada kinerja indeks global. Pasar opsi memperkirakan volatilitas tinggi, dengan potensi pergerakan ±6% pada sesi berikutnya. Dampak pergerakan saham Nvidia ini juga akan langsung tercermin pada kontrak futures US500 dan US100 setelah laporan dirilis.
Menurut pelaku pasar, lonjakan valuasi Nvidia didorong oleh permintaan tak henti untuk hardware kecerdasan buatan (AI). Penjualan perusahaan diproyeksikan tumbuh lebih dari 50% YoY. Pasar sudah menyiapkan diri untuk hasil yang solid, dengan kenaikan futures mencerminkan ekspektasi pertumbuhan dinamis yang berlanjut dari pemimpin industri chip ini. Selain hasil finansial, investor juga akan mencermati komentar CEO Jensen Huang mengenai China, mengingat serangkaian pembatasan ekspor dapat memengaruhi prospek permintaan di wilayah tersebut.
Saham Nvidia hari ini naik hampir 0.2% dan, mirip dengan US500, diperdagangkan dekat all-time high. Indeks US500 berada sedikit di bawah level 6,500 poin. Support terdekat terlihat di batas bawah channel tren naik serta garis 25 SMA. Banyak lembaga keuangan memperkirakan US500 dapat mencapai 6,600 poin tahun ini, yang berarti hanya sekitar +1.6% dari level saat ini.
Lockheed Martin Gagal Penuhi Ekspektasi Q1
BREAKING: PMI AS Melonjak Tajam
Penurunan ServiceNow: Pasar Kecewa Meski Kinerja Solid
Dominasi Magnificent 7 Melemah Tanpa Nvidia
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.