Hari ini Wall Street tutup karena Memorial Day, hari libur federal di Amerika Serikat. Akibatnya, bursa utama AS seperti NYSE dan Nasdaq tidak beroperasi, yang menyebabkan likuiditas pasar global lebih rendah dan partisipasi investor menurun.
Meski perdagangan saham tunai tidak berlangsung, futures indeks AS tetap diperdagangkan normal dan saat ini menjadi indikator utama sentimen pasar. Futures menunjukkan bias kenaikan yang jelas, mengindikasikan membaiknya risk appetite menjelang sesi reguler berikutnya.
Pasar juga mendapat dukungan dari perkembangan geopolitik yang berasal dari Amerika Serikat. Berdasarkan laporan terbaru, kerangka kesepakatan terkait situasi di sekitar Selat Hormuz sebagian besar telah disusun. Pernyataan dari sejumlah politisi, termasuk Presiden AS Donald Trump, mengindikasikan bahwa fondasi kuat untuk negosiasi lanjutan sudah terbentuk dan dapat mengarah pada de-eskalasi ketegangan di kawasan serta potensi pembukaan kembali jalur pelayaran strategis tersebut.
Harga minyak merespons dengan penurunan seiring meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah. Namun, analis menekankan bahwa meskipun sentimen saat ini positif, masih ada sejumlah isu besar yang belum terselesaikan, termasuk program nuklir Iran dan kontrol penuh atas selat tersebut. Oleh karena itu, perkembangan saat ini sebaiknya dipandang sebagai kerangka awal, bukan kesepakatan final.
Perlu dicatat bahwa dalam kondisi likuiditas yang lebih rendah akibat penutupan pasar AS, pergerakan futures dapat menjadi lebih volatil dan kurang merepresentasikan gambaran pasar secara keseluruhan.
Futures US500 (S&P 500) mencatat kenaikan signifikan hari ini, mencerminkan membaiknya sentimen investor. Pelaku pasar merespons sinyal dari para pembuat kebijakan yang mengindikasikan bahwa ketegangan di kawasan Teluk Persia berpotensi mereda dalam waktu dekat, bahkan kemungkinan dalam hitungan hari. Hal ini membuat pasar mulai memperhitungkan skenario de-eskalasi dan kembalinya normalisasi geopolitik secara bertahap, setidaknya sebagian, yang pada akhirnya mendukung aset berisiko. Sumber: xStation5
Nasdaq Melonjak di Tengah Harapan Deal Iran
Minyak jatuh usai harapan deal AS-Iran
Market Wrap: Pasar Global Menguat Usai Negosiasi Iran
Daily Summary - Wall Street Cetak Rekor Baru di Tengah Euforia AI
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.