📈 Pasar Global & Bursa Saham
-
Indeks saham AS melanjutkan reli kuat menjelang long weekend, dengan Dow Jones Industrial Average kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.
-
Kontrak US30 kini diperdagangkan di atas 50.800 poin setelah sehari sebelumnya berhasil menembus level psikologis 50.000 poin.
-
Kontrak US500 juga semakin mendekati rekor tertinggi sepanjang masa dengan bergerak di atas level 7.500.
-
Indeks tersebut kini mencatat penguatan selama delapan minggu berturut-turut, yang menjadi winning streak terpanjang sejak 2023.
-
Optimisme Wall Street turut didukung penurunan indeks volatilitas VIX ke level terendah sejak awal Februari.
-
Sentimen positif ini sangat dipengaruhi oleh penurunan harga minyak setelah komentar terbaru Donald Trump dan sinyal dari Iran yang menunjukkan negosiasi perdamaian berada pada tahap lanjut.
-
Pasar saat ini mengalami reli yang semakin sempit dan sangat didorong sektor artificial intelligence.
-
UBS memperingatkan bahwa konsentrasi reli AI kini mulai ekstrem.
-
Sejak konflik Iran pecah pada awal Maret, basket saham terkait AI seperti ekosistem Anthropic telah melonjak 56%, sementara pasar yang lebih luas melalui S&P 500 Equal Weighted cenderung bergerak sideways.
-
Arus modal yang masuk juga memperkuat likuiditas korporasi.
-
Nilai buyback saham dan merger & acquisitions (M&A) di AS telah melampaui rekor USD 1 triliun sepanjang 2026.
📱 Perusahaan
-
Saham IBM (+2,2%) naik setelah pemerintah AS mengumumkan dukungan USD 2 miliar untuk pengembangan infrastruktur quantum domestik.
- Perusahaan dengan penguatan terbesar pasca earnings maupun guidance meliputi:
- Workday (+8,1%)
- Zoom (+8%)
- Ross Stores (+5,2%)
- Take-Two (+4,6%) setelah resmi mengumumkan peluncuran Grand Theft Auto VI pada 19 November
-
Sementara itu, saham teknologi China yang tercatat di AS mengalami tekanan jual besar.
- Alibaba (BABA) turun 3,9% dan Trip.com (TCOM) melemah 6,1% setelah muncul pengumuman sanksi regulasi baru.
- Denali Therapeutics juga turun 3,1% setelah kegagalan uji klinis obat Parkinson.
📊 Makroekonomi
- Indeks sentimen konsumen University of Michigan anjlok tajam ke 44,8 poin dibanding ekspektasi 48,2 poin.
- Penurunan tersebut disertai lonjakan ekspektasi inflasi 1 tahun ke 4,8% dan ekspektasi 5 tahun ke 3,9%.
- Sebaliknya, indeks Ifo Jerman memberikan kejutan positif dengan naik ke 84,9 poin.
- Pasar sebelumnya memperkirakan penurunan ke 84,2 dari 84,4.
- Data ini bertolak belakang dengan hasil PMI yang lemah.
- Sub-indeks ekspektasi naik ke 83,8 sementara current assessment mencapai 86,1.
- Di Inggris, data penjualan ritel jauh lebih buruk dibanding perkiraan.
- Pertumbuhan tahunan turun menjadi 0% dibanding ekspektasi 1,3% YoY dan sebelumnya 1,7% YoY.
- Secara bulanan, penjualan ritel turun 1,3% MoM dibanding perkiraan penurunan 0,6%.
- Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan isu nuklir belum dibahas dalam tahap negosiasi saat ini.
- Namun sumber lain menyebut transfer uranium yang diperkaya ke negara ketiga kemungkinan akan menjadi syarat utama pencabutan sanksi terhadap Teheran.
🏦 Kebijakan Moneter & Federal Reserve
- Donald Trump secara resmi melantik Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve yang baru.
- Pelantikan tersebut membentuk fondasi “Doktrin Trump-Warsh” yang baru.
- The Fed diperkirakan meninggalkan era forward guidance demi fleksibilitas dan ketidakpastian kebijakan yang lebih besar.
- Pandangan bahwa ekonomi kuat otomatis memicu inflasi kini mulai ditolak.
- Sebagai gantinya, fokus diarahkan pada stimulasi sisi penawaran dan inovasi ekonomi.
- Strategi kebijakan juga bergeser menuju pertumbuhan GDP agresif untuk “tumbuh keluar dari utang” tanpa kenaikan suku bunga yang terlalu tajam.
- Trump menyatakan Warsh memiliki independensi penuh, meskipun ia juga menekankan bahwa ketua baru tersebut memahami pentingnya mendukung ekonomi yang sedang tumbuh.
- Di saat yang sama, pejabat The Fed mulai menunjukkan pergeseran hawkish.
- Christopher Waller menjadi salah satu yang paling menonjol.
- Komentarnya memperkuat dolar AS setelah ia menyebut pembicaraan mengenai pemangkasan suku bunga cepat sebagai sesuatu yang “gila”.
- Waller mengisyaratkan The Fed kini bergerak menuju posisi netral hingga hawkish, di mana inflasi sticky dan ekspektasi konsumen menjadi fokus utama.
- Ia juga mengusulkan tambahan quantitative tightening sebesar USD 300–500 miliar dan secara efektif menyerah terhadap kemungkinan kembali ke neraca kecil pra-2008.
- Menurutnya, penurunan neraca di bawah level psikologis USD 6 triliun berisiko melumpuhkan pasar antarbank.
🛢️ Komoditas
- Harga minyak WTI turun tajam lebih dari 2% ke area USD 95 per barel.
- Sementara Brent setelah rollover diperdagangkan di bawah level USD 100.
- Harga emas turun 0,5% dan bertahan sedikit di atas USD 4.500 per ons.
- Emas gagal mendapatkan dukungan dari penurunan harga minyak karena tekanan dari penguatan dolar AS.
💱 Mata Uang
-
Dolar AS menunjukkan penguatan yang cukup jelas. Hal ini mendorong pasangan EURUSD turun menuju area 1,16 dan sekaligus memberi tekanan tambahan pada pasar logam mulia.
Trump dan Warsh Siapkan Revolusi Baru di The Fed
Waller Guncang Pasar dengan Nada Hawkish
US OPEN: Wall Street Dekati Rekor Baru di Tengah Euforia AI
Daily summary: Wall Street Naik Tipis di Tengah Harapan Damai Iran
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.