16.42 · 8 Oktober 2026

Waller: Ekonomi AS Menguat, The Fed Bisa Naik Lagi

Christopher Waller mengatakan bahwa ekonomi AS tampak menguat secara cukup jelas pada paruh kedua 2026.

Menurutnya, pasar tenaga kerja juga masih solid dan stabil, meski laju penciptaan lapangan kerja sudah melambat dibanding periode sebelumnya.

Di sisi lain, Waller menegaskan bahwa inflasi masih terlalu tinggi. Ia menyoroti bahwa inflasi telah berada di atas target The Fed selama sekitar lima setengah tahun, sehingga meningkatkan risiko ekspektasi inflasi menjadi tidak lagi terjaga dengan baik.

Waller juga menyoroti beberapa sumber tekanan harga yang masih bertahan, termasuk boom investasi AI dan guncangan di pasar energi.

Kenaikan Suku Bunga Masih Mungkin Berlanjut

Dalam pandangannya, kenaikan suku bunga tambahan kemungkinan masih dibutuhkan jika data ekonomi ke depan bergerak sesuai ekspektasi.

Meski demikian, ia juga menambahkan bahwa kenaikan suku bunga tidak harus dilakukan pada setiap pertemuan secara berurutan.

Komentar ini memberi sinyal bahwa The Fed masih membuka ruang untuk kebijakan yang lebih ketat, tetapi tetap ingin mempertahankan fleksibilitas dalam menentukan timing.

Pesan Waller cenderung positif bagi dolar AS, karena memperkuat pandangan bahwa suku bunga AS dapat bertahan lebih tinggi lebih lama.

Waller juga menambahkan bahwa dampak positif AI terhadap produktivitas sejauh ini masih lebih banyak terlihat dalam bukti anekdotal, dan belum sepenuhnya tercermin dalam data ekonomi resmi.

8 Oktober 2026, 18.13

Oil Melonjak 4%, Saham dan Obligasi Kembali Tertekan

8 Oktober 2026, 13.40

Kalender Ekonomi: Jobless Claims dan ECB Minutes Jadi Fokus

8 Oktober 2026, 12.50

Market Wrap: Oil Tembus US$102, Wall Street Hadapi Tekanan Baru

8 Oktober 2026, 11.00

Gold Dekati Low 9 Minggu, Pasar Lebih Fokus ke The Fed

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.