Baca selengkapnya
19.46 · 14 Januari 2026

Wells Fargo Q4 Mengecewakan, Proyeksi 2026 Picu Optimisme 💡🏛️

-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis

Wells Fargo (WFC.US) mengumumkan hasil kinerja kuartal keempat 2025 yang berada di bawah ekspektasi analis. Pendapatan tercatat sebesar USD 21,29 miliar, lebih rendah dibandingkan proyeksi USD 21,65 miliar, sementara laba per saham (EPS) mencapai USD 1,62, di bawah estimasi USD 1,67. Meski demikian, laba bersih meningkat menjadi USD 5,36 miliar dari USD 5,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 4% menjadi USD 12,33 miliar, meskipun masih sedikit di bawah target atas internal bank di kisaran USD 12,4–12,5 miliar.

Kinerja yang dinamis ini berasal dari ekspansi di segmen consumer dan commercial, di mana bank mencatat pertumbuhan yang solid. CEO Charlie Scharf menyatakan bahwa penghematan operasional digunakan untuk membiayai investasi infrastruktur dan pengembangan, yang tercermin antara lain dari peningkatan 20% pada kartu kredit baru dan lonjakan 19% pada kredit otomotif. Setelah batas aset (asset cap) sebesar USD 1,95 triliun dicabut pada Juni, total aset Wells Fargo menembus USD 2 triliun untuk pertama kalinya, membuka ruang ekspansi lebih lanjut. Bank juga berhasil menutup tujuh perintah regulator terkait skandal rekening fiktif, menyisakan satu kasus sejak 2018. Saham WFC, setelah naik 32,7% sepanjang 2025, turun sekitar 2% menjelang pembukaan sesi hari ini.

Kinerja utama Q4 dibandingkan ekspektasi:

  • Pendapatan: USD 21,29 miliar (di bawah proyeksi USD 21,65 miliar)

  • Laba bersih: USD 5,36 miliar (+5,5% YoY); tidak termasuk item satu kali: USD 5,8 miliar dan EPS USD 1,76

  • Pendapatan bunga bersih (NII): USD 12,33 miliar (di bawah ekspektasi USD 12,46 miliar, namun mendekati target internal bank)

  • Cadangan kerugian kredit: USD 1,04 miliar (turun dari USD 1,10 miliar YoY)

  • ROE: 12,3%

  • Simpanan: USD 1,38 triliun (lebih tinggi dari estimasi USD 1,36 triliun)

  • Biaya restrukturisasi: USD 612 juta (USD 0,14 per saham) untuk pengurangan tenaga kerja

Proyeksi 2026:

  • Pendapatan bunga bersih (NII): sekitar ± USD 50 miliar (naik sekitar 5% YoY dari USD 47,5 miliar pada 2025; konsensus analis USD 50,21 miliar); tidak termasuk segmen Markets: ± USD 48 miliar dibandingkan USD 46,7 miliar pada 2025

  • Total belanja: sekitar USD 55,7 miliar (stabil atau naik tipis 1–2% YoY dari 2025, didukung efisiensi dan pemanfaatan AI)

  • NII segmen Markets (perdagangan saham, obligasi, valuta asing, dan komoditas): sekitar ± USD 2 miliar (naik signifikan dari USD 700 juta pada 2025, seiring biaya pendanaan yang lebih rendah dan pertumbuhan neraca)

Wells Fargo memasuki 2026 dengan posisi yang relatif kuat, dengan fokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi operasional. Proyeksi suku bunga dan pendapatan bunga bank menunjukkan arah pertumbuhan yang konstruktif ke depan. Sumber: Wells Fargo

Ringkasan:

Wells Fargo melaporkan hasil Q4 2025 yang mengecewakan analis, dengan pendapatan dan EPS di bawah ekspektasi, meskipun laba bersih tumbuh secara tahunan berkat peningkatan pendapatan bunga. Bank menyoroti ekspansi kredit consumer dan commercial, keberhasilan menembus aset USD 2 triliun setelah pencabutan asset cap, serta penyelesaian sebagian besar perintah regulator terkait skandal rekening fiktif. Simpanan melampaui ekspektasi pasar dan cadangan kerugian kredit menurun. Untuk 2026, manajemen memproyeksikan stabilisasi biaya dan pertumbuhan pendapatan bunga, terutama dari segmen Markets yang mencakup perdagangan saham dan komoditas.

 

Meskipun saham bank melemah menjelang pembukaan Wall Street hari ini, dalam jangka panjang pergerakannya masih berada dalam tren naik yang ditopang oleh exponential moving averages. Perhatian khusus tertuju pada EMA 100 hari, yang berulang kali menjadi area support bagi saham WFC.US sepanjang 2025.

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

4 Februari 2026, 16.00

Pendapatan Rekor AMD: Apakah Perusahaan Mengonfirmasi Posisi Kepemimpinan? 📈

4 Februari 2026, 13.47

Morning Wrap (04.02.2026)

4 Februari 2026, 02.04

Daily summary: Sell-off di Wall street 📉 Bitcoin dan Ethereum lanjut anjlok

4 Februari 2026, 01.09

Saham Software dalam Mode Panik 📉 Apakah AI Anthropic Akan Mengganggu Valuasi Teknologi?

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.