Baca selengkapnya
01.36 · 19 Februari 2026

Western Digital Tembus Rekor Tertinggi 📈

-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis

Western Digital (WDC.US) kembali menjadi sorotan pasar setelah dua perkembangan penting: perusahaan telah menjual habis seluruh kapasitas produksi hard-disk-drive (HDD) untuk 2026, sekaligus mempercepat penjualan sisa kepemilikannya di SanDisk (SNDK.US) senilai sekitar $3 miliar. Kedua kabar ini membentuk narasi yang konsisten—perusahaan diuntungkan oleh booming AI sekaligus menyelesaikan transformasi strukturalnya. Saham naik lebih dari 8% hari ini.

AI Menyerap Kapasitas HDD

Western Digital menyatakan bahwa kapasitas produksi HDD untuk 2026 kini telah sepenuhnya terpesan. Hal ini mencerminkan meningkatnya permintaan dari operator data center dan hyperscaler yang membangun infrastruktur kecerdasan buatan.

Poin utama:

  • Kapasitas 2026 yang fully booked menunjukkan visibilitas pendapatan yang kuat untuk beberapa kuartal ke depan.

  • Perjanjian jangka panjang (LTA) diperkirakan berlanjut hingga 2027–2028, yang dapat membantu menstabilkan volume dan margin.

  • Komposisi pendapatan kini sangat bergantung pada segmen cloud/hyperscale, sementara kontribusi konsumen relatif kecil.

  • AI mendorong permintaan signifikan untuk kapasitas penyimpanan berbiaya rendah. Meski bersaing dengan SSD, HDD tetap krusial untuk pengarsipan dan penyimpanan data skala besar.

Bagi investor, hal ini memperkuat pandangan bahwa Western Digital semakin diposisikan sebagai saham infrastruktur AI, bukan sekadar produsen perangkat keras konsumen tradisional. Valuasi mencerminkan perubahan ini, dengan forward P/E sekitar 34 kali.

Penjualan Saham SanDisk

Secara paralel, perusahaan mempercepat monetisasi sisa kepemilikan di SanDisk dengan nilai sekitar $3,09 miliar. Penawaran sekunder mencakup seluruh sisa saham Western Digital di entitas tersebut.

Elemen kunci transaksi:

  • Harga penawaran mencerminkan diskon terhadap harga penutupan terakhir.

  • Struktur transaksi melibatkan pertukaran saham SanDisk dengan utang yang dimiliki bank (termasuk JPMorgan dan Bank of America), sebelum didistribusikan kepada sindikasi penjamin emisi.

  • Waktu transaksi berdekatan dengan satu tahun sejak pemisahan SanDisk, yang berpotensi memiliki implikasi pajak.

  • Hasil penjualan akan masuk ke Western Digital, bukan SanDisk—ini merupakan monetisasi aset, bukan penghimpunan modal bagi perusahaan hasil spin-off.

Bagi pasar, transaksi ini mengindikasikan potensi perbaikan struktur neraca dan fleksibilitas keuangan yang lebih besar bagi Western Digital.

Interpretasi Pasar

Secara keseluruhan, berita ini menyampaikan pesan yang jelas:

  • Secara operasional: WDC diuntungkan oleh siklus belanja modal AI dan memiliki posisi kuat dalam rantai pasok infrastruktur data.

  • Secara finansial: perusahaan menyederhanakan struktur pasca spin-off dan berpotensi menurunkan leverage atau memperkuat likuiditas.

  • Secara strategis: Western Digital semakin memposisikan diri sebagai penerima manfaat investasi data center berbasis AI.

Risiko yang Perlu Diperhatikan

  • Status “sold out” tidak otomatis berarti ekspansi margin; hal tersebut bergantung pada ketentuan kontrak dan biaya produksi.

  • Boom AI bersifat siklikal—perlambatan belanja hyperscaler dapat dengan cepat mengubah prospek.

  • Penjualan blok besar saham SanDisk dapat menciptakan tekanan suplai jangka pendek pada harga saham SanDisk.

  • Valuasi saham infrastruktur AI secara umum tetap tinggi, meningkatkan sensitivitas terhadap perubahan sentimen.

Western Digital memanfaatkan momentum positif dari belanja AI dengan mengamankan permintaan multi-tahun untuk produknya, sekaligus menuntaskan fase pemisahan SanDisk—memperkuat neraca menjelang fase berikutnya dalam siklus belanja modal. Bagi investor, ini merupakan kombinasi narasi pertumbuhan (permintaan penyimpanan AI) dan restrukturisasi (deleveraging dan simplifikasi), yang berpotensi membentuk arah saham dalam beberapa kuartal mendatang.

Sumber: xStation5

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

19 Februari 2026, 01.56

Daily Summary: Wall Street Menguat, EURUSD Turun

18 Februari 2026, 22.37

Analog Devices Catat Kuartal Kuat & Outlook Rekor

18 Februari 2026, 22.30

US Open: Nvidia Pimpin Kenaikan

18 Februari 2026, 17.04

Palo Alto Earnings: Valuasi Jadi Lebih Murah?

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.